Alasan Kamu Harus Rutin Membersihkan Lidah 

Foto: Ilustrasi Bau Mulut

Tips & Info – Cara efektif untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut salah satunya adalah dengan sikat gigi minimal dua kali sehari. Namun, sayangnya dalam menjaga kebersihan mulut, banyak yang cuma fokus pada gigi dan melupakan lidah.

Lidah yang punya fungsi sebagai indra pengecap terdiri dari sejumlah struktur dan punya fungsi lainnya yang tak kalah penting. Faktanya, masih banyak orang yang menyepelekan rutininitas membersihkan lidah. Termasuk kamu?

Sebetulnya, apa, sih, manfaat membersihkan lidah dengan rutin? Yuk, simak artikel ini

1. Selamat tinggal bau mulut!

Bau mulut, atau dalam dunia medis dikenal sebagai halitosis, adalah kondisi seseorang memiliki aroma napas yang tidak sedap.

Berdasarkan laporan berjudul “Perawatan Halitosis” dalam jurnal “Skala Husada” tahun 2011, disebutkan bahwa pada kebanyakan kasus (85-90 persen), bau mulut dimulai dari mulut sendiri.

Bakteri di lidah menghasilkan senyawa-senyawa bau busuk serta asam lemak dan ini dilaporkan berhubungan dengan 80-90 persen dari seluruh kasus bau mulut. Hal ini menunjukkan bahwa faktor utama dari napas yang bau bersumber dari bakteri pada lidah yang tidak dibersihkan dengan baik.

2. Meningkatkan ketajaman indra pengecap

Menurut sebuah laporan berjudul “Papila Lidah dan Kuncup Kecap” dalam jurnal “Biomedik” tahun 2013 yang diterbitkan oleh Universitas Sam Ratulangi Manado, pada bagian dorsal atau punggung lidah terdapat beberapa jenis papila lidah yang berperan dalam fungsi mekanis mengatur makanan dalam kavum oris, serta dan fungsi pengecapan.

Papila terdiri dari ribuan kuncup perasa (taste buds), yaitu sel saraf yang terhubung ke otak, sehingga kita bisa merasakan rasa, suhu, maupun tekstur makanan atau benda yang masuk ke mulut.

Apabila terdapat timbunan plak atau bakteri pada permukaan papila, maka kinerja dari kuncup perasa akan terhalang oleh lapisan plak tersebut, sehingga mengurangi ketajaman indra pengecap.

Dengan membersihkan lidah secara rutin, maka plak pada permukaan papila akan berkurang dan membantu meningkatkan ketajaman indra pengecap.

  1. Mencegah kanker lidah

Berdasarkan laporan berjudul “Analysis of inventory cancer case in context of nursing assessment With comfort theory model approach” dalam “Poltekita” tahun 2018, jurnal yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palu, disebutkan bahwa kanker lidah merupakan keganasan jenis karsinoma yang mengenai lidah dan hampir 95 persen berupa karsinoma sel skuamosa.

Disebutkan bahwa faktor lain penyebab kanker lidah adalah infeksi virus papiloma dan faktor kebersihan gigi serta mulut.

Dengan rutin membersihkan lidah, kita dapat mencegah adanya infeksi virus papiloma, sehingga kebiasaan itu bisa menjadi tindakan preventif atau pencegahan dini melawan kanker lidah.

  1. Mencegah kandidiasis oral

Bercak putih pada lidah merupakan salah satu gejala kandidiasis oral. Menurut laporan berjudul “Kandidiasis Oral” dalam jurnal “Majority” tahun 2015 yang diterbitkan oleh Universitas Lampung, kandidiasis oral adalah suatu infeksi oportunistik pada mukosa oral yang disebabkan oleh jamur dari jenis Candida albicans.

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya kandidiasis oral, satu di antaranya adalah kebersihan lingkungan mukosa oral.

Pada beberapa kasus tertentu, penyebaran jamur Candida ke selaput pembungkus otak (meningen) akan menyebabkan meningitis. Salah satu cara mencegah terjadinya kandidiasis adalah dengan menjaga kebersihan mulut dengan rutin merawat gigi dan menjaga kebersihan lidah.

  1. Mencegah lidah pecah-pecah (fissured tongue)

Lidah pecah-pecah merupakan kondisi lidah yang terdapat alur dangkal atau dalam. Dalam sebuah studi berjudul “Penatalaksanaan Fissured tongue disertai Denture Stomatitis dan Pseudomembranous Candidiasis pada Pasien Usia 67 Tahun” dalam laporan “5th Dentistry Scientific Meeting of Jember 2018”, disebutkan bahwa kondisi fissured tongue akan meningkatkan risiko terjadinya kandidiasis oral dan halitosis.

Alur yang terbentuk pada lidah dapat memiliki kedalaman hingga 4-5 mm, sehingga dapat menimbun bakteri maupun jamur. Jika kamu mengalami kondisi ini, lebih baik kamu menggunakan sikat gigi yang lembut (sikat gigi anak-anak) untuk membersihkan lidah.

Setelah membaca artikel ini, jangan lagi menyepelekan kebersihan lidah, ya! Ayo rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, rutin menggosok gigi setidaknya dua kali sehari, bersihkan lidah dengan tongue scraper secara rutin, atau menggunakan obat kumur mulut agar tidak ada bakteri yang bersarang di dalam mulutmu.

Sumber: IDNTimes

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi