Arab Saudi Tak Butuh Juru Damai Hadapi Iran

3MUSIK DAN INFORMASI SIANG – Selain Irak, Rusia juga menyatakan siap menjadi juru runding perbaikan hubungan Iran dengan Arab Saudi. Hubungan kedua negara itu putus setelah kedutaan besar Arab Saudi di Teheran digeruduk massa, Ahad, 3 Januari 2016, menyusul hukuman mati terhadap ulama Syiah pada Sabtu, 2 Januari 2016.

Menanggapi kesediaan Rusia, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, mengatakan kepada CNBC pada Selasa, 5 Januari 2016, bahwa negaranya tidak membutuhkan bantuan negara asing untuk memperbaiki hubungan dengan Iran.

“Ketika Rusia datang untuk menyampaikan mediasi, kami tidak membutuhkannya. Kami tahu dimana Iran berada, Iran juga tahu dimana Arab Saudi. Mereka tahu apa yang kami inginkan terhadap mereka dan mereka paham apa yang harus dilakukan terhadap kami jika mereka serius. Tunjukkanlah kepada kami perubahan perilaku, sikap, dan hasrat menormalisasi hubungan dengan kami dan kami akan melakukan hal yang sama. Kami tidak memiliki masalah,” ucapnya.

Pertikaian politik Iran dan Saudi dikhawatirkan oleh sejumlah negara termasuk Barat dapat berdampak pada situasi keamanan di kawasan Timur Tengah termasuk proses perdamaian di Suriah, dimana Saudi dan Iran terlibat.

Pada Selasa, 5 Januari 2016, Saudi memberikan jaminan bahwa pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran tidak akan berdampak pada upaya mengakhiri perang saudara di Suriah yang dijadwalkan di jenewa Januari 2016.

Untuk masalah Suriah, Al-Jubeir meminta Rusia memainkan peran pentingnya guna menekan Presiden Bashar al-Assad mengundurkan diri dan menyiapkan transisi kekuasaan di Suriah.

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...