BGN Pastikan 32 Ribu Pegawai SPPG Dilantik Jadi PPPK pada Februari 2026
Jakarta, StartNews – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan 32.000 pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026.
Kepala BGN, Dadan Hidayana menyampaikan kepastian itu dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (20/1/2026).
Pengangkatan itu merupakan bagian dari penguatan sumber daya manusia untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Dadan menjelaskan dari puluhan ribu pegawai yang diangkat, sebagian besar mengisi posisi kepala SPPG, tenaga gizi, dan akuntan. Saat ini, para calon PPPK tersebut telah melewati tahapan seleksi berbasis komputer dan sedang dalam proses pengisian daftar riwayat hidup serta penerbitan Nomor Induk PPPK.
Meski demikian, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan pengangkatan ini hanya berlaku bagi pegawai inti yang menjalankan fungsi strategis. Sementara tenaga pendukung operasional harian tidak masuk dalam skema tersebut.
Terkait besaran gaji, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho menjelaskan, upah PPPK SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024. Besaran gaji ditentukan berdasarkan golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG).
Dadan menyebutkan sebagian besar pegawai SPPG berada pada Golongan III dengan kisaran gaji pokok antara Rp2.206.500 hingga Rp3.201.200 per bulan. Selain gaji pokok, para pegawai juga berhak menerima berbagai tunjangan seperti tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan.
Rincian gaji pokok untuk Golongan III ini dimulai dari Rp2.206.500 bagi masa kerja 3 tahun dan terus meningkat hingga maksimal Rp3.201.200 untuk masa kerja 27 tahun.
Langkah pengangkatan ini didasarkan pada Pasal 17 Peraturan Presiden Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Sebelum tahap kedua ini, pemerintah telah merealisasikan pengangkatan tahap pertama sebanyak 2.080 pegawai pada Juli 2025.
Kedepannya, Badan Gizi Nasional akan terus melakukan rekrutmen tahap lanjutan guna memenuhi kebutuhan personel di lapangan. Dadan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB untuk membuka rekrutmen tahap ketiga dan keempat bagi umum dengan kuota mencapai 32.460 formasi.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.