Calon Berstatus PNS Diskualifikasi, Penetapan Cakades Huta Baringin Bakal Diulang

Calon Berstatus PNS Diskualifikasi, Penetapan Cakades Huta Baringin Bakal Diulang

Panyabungan, StartNews – Penetapan dan pengundian nomor urut calon kepala desa (Cakades) Huta Baringin, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rencananya diulang lagi. Pasalnya, salah satu Cakades yang telah ditetapkan pada Kamis (20/7/2023) kemarin dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Polemik penetapan Cakades Huta Baringin itu dibahas di Aula Kantor Camat Panyabungan Barat, Jumat (21/7/2023) pagi. Camat Panyabungan Barat Syukri Nasution memanggil panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Huta Baringin untuk mengklarafikasi proses penetapan Cakades Huta Baringin yang diduga melanggar Peraturan Bupati Mandaling Natal (Madina) Nomor 23 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Perbup No. 62 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.

Dalam pertemuan itu, Hafiz, ketua panitia Pilkades Huta Baringin, mengakui pihaknya keliru memahami regulasi yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Mandaling Natal (Madina) Nomor 23 Tahun 2023. Sehingga, panitia meloloskan Muhammad Amin Nasution sebagai salah satu Cakades Huta Baringin.

BACA JUGA:

Penetapan Cakades Huta Baringin Langgar Perbup Madina Nomor 23 Tahun 2023

Padahal, Muhammad Amin Nasution masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Madina dan tidak memiliki surat izin tertulis dari Bupati Madina untuk mencalonkan diri sebagai Cakades sesuai ketentuan yang diatur dalam Perbup Nomor 23 Tahun 2023.

Atas kekeliruan itu, Hafiz mengatakan pihaknya telah membatalkan atau mendiskualifikasi penetapan Muhammad Amin Nasution sebagai Cakades Huta Baringin pada Pilkades yang bakal digelar pada 21 Agustus 2023.

Lantaran satu dari empat Cakades Huta Baringin dinyatakan gugur, Camat Panyabungan Barat Syukri Nasution meminta panita Pilkades Huta Baringin mengadakan penetapan dan pengundian ulang nomor urut Cakades Huta Baringin. Syukri juga meminta penetapan dan pengundian ulang nomor urut dihadiri unsur Forkopimcam Panyabungan Barat.

Penetapan calon kepala desa (Cakades) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) Huta Baringin, Kecamatan Panyabungan Barat, diduga melanggar Peraturan Bupati Mandaling Natal (Madina) Nomor 23 Tahun 2023.

Sebelumnya diberitakan, panitia menetapkan empat Cakades Huta Baringin. Mereka adalah Mahmud Arrosyid, Muhammad Nur, Muhammad Amin Nasution, dan Miswaruddin.Penetapan dan pengundian nomor urut empat Cakades ini diadakan  di aula Kantor Desa Huta Baringin, Kecamatan Panyabungan Barat, Kamis (20/7/2023). Hasilnya, Mahmud Arrosyid nomor urut satu, Muhammad Nur (nomor urut dua), Muhammad Amin Nasution (nomor urut tiga), dan Miswaruddin (nomor urut empat).

Musyawarah tersebut sempat diwarnai perdebatan. Pasalnya, Muhammad Amin Nasution dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi untuk menjadi Cakades. Sebab, yang bersangkutan saat ini menjabat Sekretaris Dinas Pariwisata Madina dan tidak mengantongi surat izin tertulis dari Bupati Madina untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa sesuai Perbup Madina Nomor 23 Tahun 2023.

Perbup Madina Nomor 23 Tahun 2023 pada Pasal 49 menyebutkan: Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, dan instansi/lembaga lainnya di luar pemerintah daerah yang mencalonkan sebagai calon kepala desa harus mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian bagi PNS Pemerintah Daerah dan pejabat yang berwenang sesuai peraturan perundang-undangan bagi TNI, Polri, dan instansi/lembaga di luar pemerintah daerah. Yang dimaksud Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten adalah Bupati.

Dalam persyaratan administrasinya, Muhammad Amin Nasution hanya melampirkan surat izin tertulis yang ditanda-tangani oleh Kepala Dinas Pariwisata Madina Ikhwan Efendi, bukan surat izin tertulis yang ditanda-tangani oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution.

Reporter: Rizqi

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...