Eli Mahrani Terima Penghargaan dari Ketua YKI Sumut

Eli Mahrani Terima Penghargaan dari Ketua YKI Sumut

Medan, StartNews – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution menerima penghargaan kategori website terbaik dari Ketua YKI Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis di di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Jumat (21/7/2023).

Eli mengucapkan terima kasih kepada YKI Sumut dan seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal. Penghargaan ini, kata dia, harus diiringi kerja yang lebih maksimal untuk mengedukasi dan membantu masyarakat mengenai bahaya kanker.

Eli mengajak masyarakat melakukan deteksi dini agar kanker dapat ditemukan lebih awal. Menurut dia, kanker stadium awal dapat diobati.

“Seperti yang disampaikan saat rapat. Kanker ini masih bisa diobati. Makanya, kanker ini harus diperiksa sejak awal,” kata Eli usai menerima penghargaan.

Eli menjelaskan, kanker merupakan penyebab kematian tertinggi di Sumut. Itu sebabnya, Eli mengajak seluruh pihak menyosialisasikan pentingnya deteksi dini kanker.

“Kita membutuhkan kerja bersama yang masif, sehingga kedepan tidak ada lagi keterlambatan penanganan kanker,” katanya.

Sementara Ketua YKI Sumut Nawal Lubis menyampaikan ada 53 jenis kanker dengan 3.206 penderita. “Itu belum termasuk penderita yang tidak pernah berobat. Jadi, mereka yang nggak berobat ke rumah sakit tidak ada datanya sama kami,” kata Nawal.

Nawal mengatakan ada enam jenis kanker paling banyak di Sumut, yaitu kanker payudara, kanker leukemia, kanker paru, kanker kelenjar getah bening, kanker pasa saluran nafas, dan kanker ovarioum.

“Mari kita edikasi saudara kita bahwa kanker bisa diobati. Banyak contohnya yang sudah sembuh,” kata Nawal.

Jika ada masyarakat yang sudah terkena kanker, menurut dia, biasanya cenderung tidak mau berobat ke rumah sakit dan hanya mengandalkan pengobatan alternatif. “Kita ini harus selalu jemput bola. Kita harus kasih edukasi bahwa kanker bisa diobati,” tegasnya.

Nawal mengatakan YKI harus mampu menekan angka kematian karena kanker dengan cara mengedukasi. Dia juga mengingatkan agar menjalankan pola hidup sehat. Setengah dari penderita kanker berada pada rentang usia 45-64 tahun, yaitu sebanyak 1.592 orang atau 49,7 persen.

“Mari kita jalani pola hidup sehat. Makanan jangan aneh-aneh, harus olahraga. Sehingga, kita bisa hidup sehat, karena usia segini sistem imun sudah menurun,” katanya.

Reporter: IRP

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...