menu Home chevron_right
Berita Madina

Camat Panyabungan Ajak ASN Gelorakan Gerakan BERIMAN

Redaksi | 30 Mei 2022

Panyabungan, StartNews – Camat Panyabungan Miswar Husin Pulungan mengajak para pegawai untuk menggelorakan gerakan bersih, indah, dan nyamana (BERIMAN) dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung tagline yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), yakni Madina berbenah dan Madina bersyukur.

Miswar menyampaikan ajakan itu saat memberikan arahan pada apel pagi gabungan di Kantor Camat Panyabungan, Senin (30/5/2022).

Dalam arahannya, Miswar menjelaskan beriman secara etimologis bermakna masyarakat religius yang menerapkan kaidah-kaidah agama dalam kehidupan sehari, sehingga terwujud masyarakat yang mandiri, kompetitif, bermartabat, dan berkeadilan.

Secara makna, dia menjelaskan, BERIMAN merupakan singkatan dari bersih yang mengandung maksud bersih diri, lingkungan, dan hati. Permasalahan kebersihan menjadi poin penting yang harus diwujudkan, karena Panyabungan merupakan etelase Kabupaten Mandailing Natal.

“Persoalan sampah akan menjadi perhatian semua pihak, baik kelurahan maupun pemerintahan desa, yang tentunya harus didukung oleh seluruh ASN dan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Sementara kata ‘indah’, menurut dia, dari perspektif religi merupakan salah satu tujuan yang harus diwujudkan. Hadist Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa Allah SWT itu indah dan menyukai keindahahan. Dengan demikian, Panyabungan harus dijadikan kecamatan yang indah dan kota yang tertata dengan baik.

“Kota yang indah adalah kota yang ditatakelola, terutama ruang-ruang terbuka dengan tanaman-tanaman hias yang membuat sejuk pandangan mata,” terangnya.

Sedangkan kata ‘nyaman’, menurut dia, mengandung makna aman dan bebas dari gangguan. Bebas dari rasa dengki, bebas dari iri hati. Sehingga, kota yang nyaman akan membuat aparat pemerintah dan masyarakat lebih produktif dalam melaksanakan pembangunan.

“Dengan demikian, setiap UPT dan kelurahan di Kecamatan Penyabungan sudah seharusnya membuat inovasi kecil untuk mendukung gerakan BERIMAN yang pada akhirnya mendukung tagline Madina berbenah Madina bersyukur,” tuturnya.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play