Cegah Covid-19, Dinkes Madina Pesan 350 APD dan Alat Kesehatan

Foto: Kadis Kesehatan Madina, dr. Syarifuddin Nasution saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya.

Panyabungan, StArtNews-Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Dinkes Madina) telah melakukan pemesanan logistik Alat Pelidung Diri (APD) senilai Rp1.100.375.000 pada tanggal 27 Maret 2020 kemarin, untuk menghadapi Corona virus Disease-19 (Covid-19).

APD yang dipesan tersebut seperti sarung tangan, topi, sepatu sefety, cover all, masker N95, disinfektan, hand sanitizer, pengukur suhu, dan rapit test.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Syarifuddin Nasution kepada wartawan, Senin (6/4) menyampaikan, setelah menerima dana tak terduga (TT) sebesar Rp1.576.305.000, Dinas kesehatan langsung membelanjakan dana sebesar Rp1.100.375.000.

“APD sudah dipesan terdiri dari coverall disposible 350 pcs, penutup kepala 350 pcs, masker N-95 350 pcs, sarung tangan 700 pcs dan sepatu safety con 350 pasang. Cairan Disinfektan 1500 liter, pompa brand solo 104 pcs, hand sanitizer 500 liter dan thermometer infra red non contact sebanyak 100 pcs, yang semuanya dengan total biaya sebesar Rp1.100.375.000,” jelasnya.

Selain itu Dinkes juga memesan rapid test sebanyak 26 kotak dengan biaya sebesar Rp228.800.000 dan honor penyemprot serta pengawas sebesar Rp247.130.000.

Dijelaskan Syafruddin, logistik APD yang dipesan belum semua datang, mengingat kondisi dan situasi sedang tidak menentu akibat wabah Covid-19 ini.

Untuk bahan yang telah datang sudah langsung didistribusikan ke posko-posko, Puskesmas, dan PGD 119. Sedangkan untuk TNI-Polri akan segera didistribusikan.

Terkait isu yang berkembang di masyarakat yang menyatakan Dinkes Madina terkesan tidak peduli dengan penanganan masalah wabah Covid-19 terutama masalah APD, Syarifuddin membantah hal tersebut.  Ia menyampaikan pihaknya sampai saat ini terus memantau.

“Dilihat kondisi saat ini, sudah selayaknya kita semua atau seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama saling bahu membahu dalam menangani wabah Covid-19 ini, bukan saling menyalahkan dan menyudutkan,” tandasnya.

Sebab tambahnya, apabila penanganan wabah Covid-19 ini tidak ditangani bersama, penekanan untuk meminimalisir atau mencegah wabah ini akan sulit. Ia mencontohkan masyarakat yang tidak perlu keluar rumah, sebaiknya tinggal dirumah saja. Hal ini akan sangat membantu dalam menekan penyebaran wabah Covid-19 ini.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi