menu Home chevron_right
Berita Madina

Demi Vaksin untuk Warga Desa Terisolir, Polres Madina Bentuk Tim ‘Bagas tu Bagas’

Redaksi | 27 Oktober 2021

Panyabungan, StartNews – Polres Mandailing Natal (Madina) kembali berinovasi guna mendukung percepatan vaksinasi menuju pembentukan herd immunity masyarakat Kabupaten Madina melalui terobosan Bagas tu Bagas (door to door) vaksinasi Covid -19. Tim vaksinasi Polri yang melibatkan tim dokes dan Puksesmas ini menghelat kegiatan perdana Bagas tu Bagas Vaksinasi Covid-19 di desa terisolir, Desa Sopo Batu.

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi diwakili Kabag Ops. Kompol Tony Irwansyah bersama Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi melepas tim Bagas Tu Bagas Vaksinasi Covid-19 di halaman Mapolsek Panyabungan.

Dalam kesempatan itu, Kompol Tony Irwansyah menyampaikan harapan Kapolres  agar vaksinasi dilakukan dengan menerapkan sistem Bagas tu Bagas, menyentuh daerah-daerah yang warganya masih banyak yang belum divaksin. “Lakukan pelayanan vaksinasi dengan menjumpai masyarakat bagas tu bagas,” katanya.

“Dalam pelaksanaan kali ini, kita sedikit berbeda dengan biasaya. Hari ini kita akan laksanakan vaksin bagas tu bagas (door to door). Kegiatan ini kita laksanakan di Desa Sopo Batu. Harapan Bapak Kapolres Mandailing Natal agar kita laksanakan dengan pelayanan prima,” imbuhnya.

Sesuai dengan temanya ‘31 Tahun Akabri 90’, aparat kepolisian yang menyertai tim vaksinasi mengunjungi masyarakat secara bagas tu bagas yang mau divaksin. Tugas ini menemui beberapa kendala, karena sebagian warga enggan divaksin. Namun, setelah dilakukan edukasi dan pendekatan persuasif, akhirnya warga bersedia divaksin.

Setelah pelaksanaan vaksinasi, Tim Bagas tu Bagas juga memberikan bingkisan kepada warga lansia dan warga terdampak Covid-19 sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat Desa Sopo Batu.

Polisi juga mengapresiasi Muda Hasibuan, tokoh masyarakat Desa Sopo Batu, yang berperan aktif mendukung kegiatan vaksinasi tersebut. Bahkan, dia ikut mandampingi tim saat menyambangi pemukiman warga secara bagas tu bagas.

“Saya sebagai bagian dari masyarakat Sopo Batu sangat bersyukur dengan vaksinasi ini, langsung menyentuh di tengah warga Sopo Batu. Memberikan pelayanan dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk divaksin. Kami ucapkan terima kasih,” kata Muda Hasibuan.

Reporter: Ika Rodhiah

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play