menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Dinas Pendidikan Madina Gelar Lomba Guru Pengawas dan Kepala sekolah Berprestasi Tahun 2018

Ade | 18 April 2018

Panyabungan, StArtNews- Pemilihan guru pendidikan dasar berprestasi merupakan salah satu wujud penghargaan pemerintah terhadap prestasi dan dedikasi yang dicapai oleh kepala sekolah dan guru sekolah, baik tingkat TK, SD dan SMP dan juga bagi pengawas sekolah.

Oleh karena itu Dinas Pendidikan Kab. Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan lomba guru, pengawas dan kepala sekolah berperestasi tingkat kabupaten. Seleksi tersebut belangsung di SMP Negeri 5 Panyabungan,  Rabu (18/4).

Plt.Kadis Pendidikan  Mandailing Natal (Madina) Jamila, SH menyampaikan, Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan, mencakup empat kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional, menghasilkan karya inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan atau internasional dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.

“Diharapkan kepada peserta untuk betul-betul mengikuti lomba karena bagi yang menang nantinya akan menjadi utusan ke tingkat provinsi. Kalau Bapak ibu sudah menang di Kabupaten Madina berarti Bapak Ibu menjadi utusan ke provinsi. Yang menjadi juara di kabupaten harus siap bertanding ke provinsi” sebut Jamila, SH.

Sebelumnya ketua panitia teknis Kabid PTK cinta Ria, S.Pd melaporkan kegiatan lomba tersebut berlangsung selama dua hari mulai pada Rabu tanggal 18 sampai hari Kamis 19 april 2018. Peserta kegiatan utusan dari UPT Dinas Pendidikan Kecamatan se Kabupaten Madina, pada jenjang SMP SD dan TK.

Di sela-sela acara Kasi PTK Dikdas Madina Husni, SE menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, seperti tahun sebelumnya kegiatan yang sama dilaksanakan di SLB Madina.

Terlihat hadir pada kegiatan tersebut selain Kadis Pendidikan dan Kabid PTK juga hadir Kasi PTK Dikdas dan Kasi PTK Kebudayaan, Korwas dan pengawas pada Dinas Pendidikan Madina.

Reporter :  Z Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play