Dinas Perpustakaan dan Arsip Tapsel Komit Bikin Gebrakan Baru

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berkomitmen membuat gebrakan baru. Gebrakan-gebrakan itu bertujuan meningkatkan pelayanan dan kerja pada 2017 ini.
Hal itu seiring dengan perubahan nomenklatur yang dialami dari kantor menjadi dinas, sehingga langsung membuat terobosan dengan menyusun program kerja tahun 2017.
“Sebagai jendela dunia perpustakaan harus dibenahi serius. Demikian juga halnya Kearsipan cukup urgen,†ucap Plt Kadis yang juga Sekretaris Perpustakaan dan Arsip Tapsel A Saftar Harahap di Sipirok, Selasa (3/1).
Dikatakan, dalam waktu dekat langkah awal instansi yang baru beberapa hari ia pimpin akan pindah ke Sipirok, ibukota Tapsel ke gedung eks kantor camat, Sipirok dari Padangsidimpuan.
“Tujuan kita pindah kantor supaya keberadaan perpustakaan itu dinikmati warga Tapsel sembari menunggu kantor baru,†sebutnya.
Bahkan, sambungnya, Ketua TP PKK Ny Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu berikut putrinya dr Vidya Dwi Astari Pasaribu telah menyerahkan sejumlah bahan bacaan berupa buku dan majalah untuk menambah perbendaharaan perpustakaan Tapsel.
“Terima kasih atas atensi Ketua TP PKK dan keluarga bupati dengan harapan bisa diikuti yang lainnya baik individu maupun masyarakat lainnya,†jelasnya.
Diutarakannya, perpustakaan mulai yang berada di desa hingga di 14 kecamatan se Tapsel 2017, segera dihidupkan dan dibenahi, demikian di tingkat kabupaten serta perpustakaan keliling.
“Khusus perpustakaan keliling akan mencakup sekolah-sekolah dan bahkan pusat pelayanan kesehatan masyarakat seperti puskesmas dan rumah sakit, bahkan ke lokasi lokasi objek wisata di daerah itu,†terangnya.
Program itu tidak lain merupakan upaya dinasnya untuk membangkitkan gairah masyarakat khususnya generasi muda anak bangsa lebih gemar dan cinta membaca, karena perpustakaan merupakan ‘jendela dunia’.
“Semakin banyak membaca akan semakin banyak yang kita ketahui,†katanya.
Demikian hal pentingnya kearsipan, pihaknya akan bekerja maksimal dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan mengumpul seluruh arsip yang dianggap penting untuk diamankan.
“Kita sudah mulai lakoni mulai dari pengumpulan SK pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati, bentuk kegiatan, arsip SKPD baik menyangkut tanah dan asset pemerintah semua harus terarsip dengan baik nantinya,†terangnya.
Kedepan sambungnya, selain membutuhkan gedung arsip yang representatif, untuk back-up data seluruh arsip mulai tahun 2017 ini direkam atau ditindaklanjuti ke arsip Provinsi Sumut dan Arsip Nasional RI, termasuk nantinya arsip sejarah Tapsel. (ran)
Sumber : MetroTabagsel.Com
Editor : Hendra Ray

Comments
This post currently has no comments.