Dosen STAIN Madina Didik Siswa MTsN 4 Langkat Jadi Kreator Konten Dakwah Visual
Langkat, StartNews – Pakar komunikasi sekaligus dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal (STAIN Madina) Ahmad Salman Farid, M.Sos., didapuk menjadi instruktur utama dalam upaya modernisasi metode dakwah bagi siswa MTsN 4 Langkat.
Dalam kegiatan bertajuk “Pelatihan Produksi Poster Dakwah bagi Siswa” yang digelar di Aula Pantai N.G. Bahorok Resto Gelugur pada Jumat (30/1/2026), sebanyak 24 siswa digembleng untuk menguasai kompetensi komunikasi visual pada era digital.
Kehadiran akademisi dari STAIN Madina ini memberikan dimensi baru dalam proses pembelajaran madrasah yang selama ini identik dengan metode konvensional.

Ahmad Salman Farid menekankan dakwah pada masa kini tidak lagi cukup melalui lisan, melainkan harus mampu beradaptasi dengan estetika moderen agar pesan-pesan Islam dapat diterima oleh generasi milenial dan Gen Z secara efektif melalui media sosial.
Kepala MTsN 4 Langkat Syafruddin menyatakan pihaknya sengaja menghadirkan ahli dari STAIN Madina untuk menjamin standar kualitas instruksi yang diterima siswa berada pada level profesional.
Syafruddin menegaskan kehadiran narasumber ahli seperti Ahmad Salman Farid memastikan siswa tidak hanya menjadi penonton di dunia digital, melainkan pemain aktif yang siap bertarung di era visual dengan bekal keahlian desain grafis yang mumpuni.
“Kami tidak ingin siswa hanya menjadi penonton di dunia digital. Kami sengaja mengundang narasumber ahli, Ahmad Salman Farid, M.Sos dari STAIN Madina, untuk memastikan kualitas instruksi yang diterima siswa adalah level tinggi. Ini bukan sekadar pelatihan, ini pernyataan bahwa MTsN 4 Langkat siap bertarung di era visual,” paparnya.

Senada dengan hal tersebut, guru pendamping Sri Ayuni mengapresiasi sentuhan profesional yang diberikan oleh dosen STAIN Madina tersebut terhadap hasil karya para peserta. Dia mencatat adanya antusiasme luar biasa dari 24 siswa pilihan yang berhasil menghasilkan karya estetis dan provokatif secara positif.
Dengan bimbingan langsung dari pakar komunikasi, Sri Ayuni menilai anak-anak madrasah terbukti mampu memproduksi konten yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga sarat akan nilai kebaikan.
Kegiatan yang dilaksanakan di luar lingkungan sekolah ini diharapkan menjadi langkah awal bagi dominasi madrasah di ranah media sosial.
Arliyanti Sitepu, juga guru MTsN 4 Langkat, menyebut kolaborasi dengan akademisi terbaik dari STAIN Madina merupakan langkah nyata sekolah dalam mengeksekusi program unggulan yang melampaui rencana sekolah lain.
Pelatihan ini diproyeksikan mampu melahirkan generasi pendakwah visual yang siap mengisi lini masa media sosial dengan pesan-pesan sejuk, tetapi dikemas secara modern dan berani.
Reporter: Farid

Comments
This post currently has no comments.