Gunung Sorikmarapi Diguncang Tujuh Kali Gempa Vulkanik Dalam
Panyabungan, StartNews – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan tetap waspada dan menjauhi area kawah Gunung Sorikmarapi setelah mencatat tujuh kali kejadian gempa vulkanik dalam pada periode pengamatan Senin (21/9/2026).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sorikmarapi, Firman Syukri, melaporkan selain kegempaan vulkanik dalam, instrumen pemantau di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersebut juga merekam tiga kali gempa tektonik lokal dan lima kali gempa tektonik jauh sepanjang rentang waktu pukul 00:00 hingga 24:00 WIB.
Visual gunung berketinggian 2.145 meter di atas permukaan laut itu terpantau jelas hingga tertutup kabut dengan asap kawah utama berwarna putih berintensitas tipis membumbung setinggi 25 hingga 30 meter di atas puncak. Kondisi cuaca di sekitar area pegunungan tercatat cerah hingga hujan dengan rentang suhu udara 18 sampai 28 derajat Celsius serta embusan angin lemah menuju arah tenggara dan barat laut.
Merespons perkembangan dinamika bawah permukaan gunung api tersebut, otoritas terkait menegaskan larangan beraktivitas pada zona bahaya demi mengantisipasi potensi ancaman keselamatan warga.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorikmarapi,” ujar Firman Syukri dalam laporan resmi pemantauan aktivitas gunung api.
Firman menambahkan, pembatasan akses juga berlaku pada kawasan kawah sekunder di sekitar area pemukiman warga untuk menghindari ancaman bahaya yang dapat muncul sewaktu-waktu tanpa peringatan awal.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan juga dilarang memasuki Kawah Sibangor Tonga, Kawah Sibangor Julu, dan kawah-kawah lainnya di sekitar gunung guna menghindari potensi bahaya semburan lumpur maupun gas beracun,” tegasnya.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.