menu Home chevron_right
Berita Madina

Kabut Asap Misterius Selimuti Madina, Warga Diminta Pakai Masker

Redaksi | 7 September 2026

Panyabungan, StartNews – Kemunculan kabut asap tebal secara mendadak mengancam kesehatan masyarakat serta membatasi jarak pandang di setidaknya enam kecamatan wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, sejak beberapa hari terakhir.

Dirilis antaranews.com, pantauan di lapangan menunjukkan fenomena udara berkabut ini melanda kawasan Panyabungan, Panyabungan Timur, Siabu, Panyabungan Utara, Nagajuang, hingga Hutabargot.

Ketebalan asap paling pekat terpantau pada pagi hingga siang hari, sehingga memicu kecemasan warga yang melintas di jalur utama maupun pemukiman.

Masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan disarankan segera mengambil tindakan pencegahan mandiri demi menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Masyarakat diimbau tetap waspada apabila kondisi udara semakin memburuk. Terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta kelompok yang sensitif terhadap kualitas udara, aktivitas di luar ruangan dapat dikurangi apabila kabut asap semakin pekat.

“Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan juga dapat dilakukan sebagai langkah antisipasi ketika kondisi udara mulai mengganggu kenyamanan,” demikian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laporan tertulis penanganan dampak lingkungan per awal September 2026.

Ancaman paparan asap ini muncul bertepatan dengan lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan di (karhutla) berbagai provinsi di Sumatera, seperti Riau yang mencatatkan area terbakar seluas 18.882 hektare serta Sumatera Selatan setinggi 1.926 hektare.

Kendati demikian, otoritas penanggulangan bencana belum mengonfirmasi secara spesifik apakah asap di Madina merupakan hasil kiriman lintas daerah atau dipicu oleh titik api lokal yang belum terdeteksi.

Pemkab Madina dan instansi teknis terkait kini diminta segera menerjunkan tim guna memantau arah angin, titik panas, dan menguji kualitas udara secara berkala. Penelusuran cepat dibutuhkan agar sumber kepulan asap segera teridentifikasi, sehingga langkah mitigasi kesehatan publik maupun pemadaman api dapat segera dieksekusi sebelum kondisi udara memburuk.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play