menu Home chevron_right
Newsline

Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Lamsel, Satu Orang Tewas dan Sejumlah Sapi Mati

Redaksi | 20 Januari 2026

Lamsel, StartNews – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk bermuatan sapi, padi, dan pepaya terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Lampung, Selasa (20/1/2026). Insiden akibat rem blong ini mengakibatkan satu orang sopir tewasdan sejumlah sapi mati di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini melibatkan truk Fuso BE 8311 PR bermuatan sapi, truk Colt Diesel BE 8358 AMN bermuatan padi, serta truk boks BE 9917 SXV bermuatan pepaya. Akibat benturan keras, muatan padi berserakan di jalan dan sejumlah sapi ditemukan tergeletak mati di badan jalan. Kecelakaan ini sempat memicu kemacetan panjang di arus lalu lintas menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kasatlantas Polres Lamsel Iptu I Made Agus Dwi Dayana menjelaskan, peristiwa bermula saat truk Fuso bermuatan sapi melaju dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni. Setibanya di lokasi, truk tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi rem sehingga kehilangan kendali.

“Truk muatan sapi menabrak truk Colt Diesel bermuatan padi yang berada di depannya, kemudian kembali menabrak truk boks bermuatan pepaya,” ujar Iptu Made Agus.

Sopir truk muatan sapi, Sugi Haryanto, dinyatakan meninggal dunia di tempat. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas medis terdekat serta melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.

“Kami langsung merespons cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara untuk menolong dan mengevakuasi korban, sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi,” tambahnya.

Menyikapi kecelakaan ini, pihak Satlantas Polres Lamsel mengimbau para pengemudi, terutama angkutan logistik, agar selalu memastikan kelaikan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Iptu Made menekankan pentingnya pemeriksaan rutin sistem pengereman guna menghindari kegagalan fungsi yang berakibat fatal.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan kondisi tubuh sehat dan kendaraan dalam kondisi baik serta patuhi peraturan lalu lintas,” tuturnya.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play