Kepdes dan Sekdes Bertanggung Jawab Atas Perbaikan Rambin yang Tak Kunjung Selesai

Tambangan, StArtNews-Dana rehabilitasi jembatan gantung (Rambin) sungai Batang Gadis di Desa Muara Mais Jambur, Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal, diduga diobok-obok sang Kepala Desa bersama Sekretaris Desa inisial GZ.

Pasalnya jembatan rambin itu tak kunjung selesai perbaikannya hingga saat ini. Padahal dana rehabilitasi jembatan itu ditampung pada Dana Desa Muara Mais Jambur tahun anggaran 2019.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muara Mais Jambur, Muhammad Thaib mengatakan, jemabatan gantung itu merupakan jalan utama warga desa untuk mengangkut hasil panen sektor pertanian dari seberang sungai Batang Gadis.

Jembatan itu dibangun sejak tahun 2012. Tapi di tahun 2018 jembatan tersebut rusak parah akibat hantaman arus sungai Batang Gadis.

“Di akhir tahun 2018 kemarin pasca-bencana, Rambin (Jembatan Gantung) itu rusak. Warga desa mengusulkan agar rambin itu segera diperbaiki, alhamdulilah tembus dan ditampung dari dana desa tahun 2019,” Ujar Thaib beberapa hari lalu dikediamannya.

Kemudian kata Thaib pada akhir tahun 2019 lalu jembatan itu tak kunjung selesai. Warga kemudian mendesak kepala Desa hingga Camat Tambangan agar secepatnya diselesaikan.

“Sebelum diperbaiki warga desa yang bertani diseberang sungai setiap harinya terpaksa menyeberangi sungai itu. Warga juga sudah mulai geram sebab pada tahun 2019 lalu sudah tiga kali diadakan rapat desa begitu juga rapat di Kecamatan (Tambangan), tapi tidak ada kejelasan perbaikan jembatan itu,” katanya.

Akhirnya dalang di balik itu semua terbongkar setelah tim Inspektorat Madina turun ke Desa Muara Mais Jambur. Dalam pertemuan itu, Sekretaris Desa, GZ diduga menandatangi surat pernyataan bertanggung jawab atas keterlambatan perbaikan jembatan gantung tersebut.

“Saya ikut menyaksikan, disitu juga ada pihak Camat dan Inspektorat, Sekdes (Muara Mais Jambur) menandatangi surat perjanjian agar jemabatan gantung itu segera diperbaiki. Kalau untuk detail surat itu tanya ke Kecamatan mereka mungkin ada salinan surat perjanjian tersebut,” jelas Thaib.

Thaib mengungkapkan bahwa di akhir pekan kemarin jembatan gantung itu sudah diperbaiki dan beberapa bagian sudah diganti.

“Kalau untuk anggaran rehab Rambin itu saya tidak mengetahui. Tapi kabarnya sekdes sudah memperbaikinya dan sudah bisa dilewati. Kalau apa-apa saja materil yang diganti saya tidak tahu, kepala Desa yang tahu karena kami tidak pernah dikasih tahu,” pungkasnya.

Informsi yang dihimpun anggaran dana desa yang dikeluarkan untuk perbaikan jemabatan gantung tersebut menghabiskan dana di kisaran 75-100 juta rupiah. Namun yang diperbaiki hanya penggantian beberapa lantai jembatan. Sementara dinding pengaman yang terbuat dari kawat rambang tidak terpasang pada jembatan gantung tersebut.

Reporter: Hasmar Lubis

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi