KPU Madina Harapkan Ormas dan LSM Ikut Berpartisipasi Aktif pada Pilgubsu 2018

KPU Madina Harapkan Ormas dan LSM Ikut Berpartisipasi Aktif pada Pilgubsu 2018

Panyabungan, StArtNews- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal mengadakan Sosialisasi terhadap ormas/LSM dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk trans serta ormas dan LSM dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur Sumatra Utara pada 27 Juni 2018 mendatang.

Banyak upaya yang harus dilakukan oleh penyelengara Pemilu yaitu KPU, dalam kesempatan ini, partisipasi sering diartikan sebagai keikutsertaan masyarakat dalam suatu kegiatan.

Partisipasi merupakan proses aktif dan inisiatif yang muncul dari masyarakat dalam suatu kegiatan.

Faktor-faktor tersebut yakni meningkatkan kemauan, kemampuan serta adanya infrotektif masyarakat dalam memilih hak pilih masing-masing.

KPU berharap LSM serta ormas yang ada di wilayah Madina ini mampu berpartisipasi dalam mensosialisasikan pada masyarakat agar bisa ikut serta dalam berpartisipasi memilih pada Pilgubsu mendatang.

Sebagaimana diketahui dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada Juni mendatang, dan calon yang telah sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Sumut adalah pasangan nomor urut 1 Eramas dan Nomor Urut 2 Djoss.

KPU mengharapkan agar ormas dan LSM bisa menyebarkan pada masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam kegiatan pemilihan dan bisa ikut serta pada Pilgubsu mendatang, berhubung karena LSM dan ormas memiliki jaringan yang luar hingga ke pelosok daerah.

Dengan hal ini lah kami harapkan pada Rekan rekan LSM dan ormas bisa memberikan Informasi pada kita mengenai Pemilihan Kepala Daerah ini di masyarakat.

Seperti tidak terdaftar di DPT, atau pun tidak bisa memilih akibat ada tekanan dan sebagainya. Hal ini dikatakan Masryani dari Divisi Tehknis KPU Madina pada acara sosialisasi di Gedung Aula Hotel Rindang Pada Sabtu (07/04).

Tampak hadir puluhan peserta LSM dan Perwakilan dari Berbagai ormas yang ada di ruangan dan denah antusias mengikuti kegaitan Sosialisasi tersebut. Ada juga menjelaskan bahwa Pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput kebanyakan karena seseorang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya dikarenakan tidak terdaptar pada (DPT).

Dan ada juga penyebabanya adalah janji-janjinya yang tidak tepat dari pasangan Calon Pilkda,

Namun sebahagian lagi karena mereka dengan jarak rumah dengan TPS yang sangat jauh, mencari nafkah, buang buang waktu, dan tidak mau terlibat politik tutur Masryani menjelaskan.

Dalam kesempatan ini juga dia adakan Dialog tanya jawab ormas dan LSM di acara ini.

Salah satu Ketua Dewan Pimpinan Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI), Beny Fatahila Lubis, memberikan Apresiasi pada KPU sebagai penyelenggara pemilihan yang telah bersedia memberikan kesempatan pada LSM dan ormas ikut serta dalam Kegitan ini.

Kami dari LSM mengucapakan terimakasih pada Pihak KPU dimana kita telah dilibatkan dalam proses Pemilihan Pilgubsu nanti baik dalam pengawasan maupun pemerhati yang siap mensukseskan Pemilihan di Madina ini, imbuh Beny.

Dan disusul kemudian dari ormas-ormas yang lain yang memberikan saran dan kritik terkait penyelenggaraan pemilu yang akan datang.

Reporter :  Hasmar Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...