Masyarakat Sayangkan Minimnya Mobil Damkar

masyarakat-sayangkan-minimnya-mobil-damkar

Panyabungan (Start News) – Sejumlah masyarakat sangat menyanyangkan minimnya jumlah mobil Damkar yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, padahal daerah ini mencapai 23 Kecamatan, meskipun ada 2 unit di Kecamatan yakni Kotanopan dan Natal, namun tidak bisa mengcover kecamatan yang berdekatan.

“Kondisi ini sangat berbanding terbalik, pada tahun ini saja kita lihat Puluhan mobil mewah, adanya pengadaan dilaksanakan oleh Pemkab Madina, namun mobil Damkar kondisinya cukup memprihatinkan,” demikian diungkapkan Safaruddin Haji ( Akong ) salah seorang Pengamat tokoh kebijakan public di Madina, kepada wartawan kemarin di panyabungan.

Diungkapkannya, ketika terjadi bencana kebakaran yang melanda rumah-rumah penduduk sangat miris melihat kondisi Damkar Pemkab Madina yang tidak begitu layak lagi. ”Baru-baru ini kita mengalami beberapa bencana kebakaran, seperti yang terjadi di Desa Huraba, 2 rumah habis terbakar, kemarin di kelurahan Pasar Hilir Puluhan rumah juga habis terbakar,” katanya.

Akibat tidak layak lagi mobil Damkar kata Akong, mengakibatkan keterlambatan untuk datang kelokasi sehingga cenderung menimbulkan kekecewaan masyarakat. ”Saya pikir kurun waktu 12 tahun ini belum ada pengadaan mobil Damkar dari pihak Pemkab Madina namun pengadaan untuk mobil dinas hampir tiap tahun,apalagi untuk tahun ini cenderung pengadaan mobil mewah oleh Pemkab Madina,”katanya.

Ditegaskannya,Pengadaan mobil Damkar lebih bermanfaat dirasakan oleh masyarakat daripada pengadaan mobil Dinas yang hanya bisa dinikmati oleh pribadi-pribadi pejabat maupun anggota DPRD. ”Dan saya lihat pun dalam pembahan KUAPPAS  Perubahan 2016 yang saat dilakukan oleh DPRD Madina belum ada dimasukkan untuk pengadaan Mobil Damkar,” katanya.

Diharapkannya,dengan kejadian bencana kebakaran kemarin di kelurahan Pasar Hilir membuka hati dari para wakil rakyat yang ada di DPRD untuk mengusulkan pembelian mobil Damkar.

”meskipun harga mobil damkar cukup mahal namun bisa saja dianggarkan bertahap dan tidak perlu sekaligus dalam pembelian, masak pembelian mobil mewah diatas Rp.400 juta bisa dibeli sampai beberapa unit sedangkan satu mobil damkar dalam satu anggaran tidak bisa,”Tanya Saparuddin Haji.

Reporter:  Z. Ray

Manager Program & Pemberitaan : Hendra Ray

Admin : Ade

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi