Melalui Reses I, Sobir Lubis Serap Aspirasi Masyarakat

Panyabungan, StArtNews-Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Sobir Lubis SH mengadakan reses I tahun sidang 2020-2021 di di Sopo Godang Halaman Bolak, Kelurahan Kotasiantar Kecamatan Panyabungan, Kamis (17/12/).

Hadir dalam acara reses tersebut Pemerintahan Kotasiantar yakni Lurah Syahnan Nasution S.Sos, pihak kerajaan, alim ulama dan Naposo Nauli Bulung. Reses itu juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pertanian Madina, Dinas Perkim, Dinas PU, Dinas Tenaga Kerja dan Kabag Kesra.

Lurah Kotasiantar Syahnan Nasution, S.Sos dalam sambutannya berterima kasih kepada Sobir Lubis atas pilihan lokasi reses di Kotasiantar.

“Sobir Lubis putra asli Kotasiantar, maksud dan tujuan hanya dua arah yang pertama menyerap aspirasi kita dan yang kedua, kepada masyarakat saya sangat berterima kasih karena telah meringankan langkahnya, mari kita sampaikan aspirasi kita terhadap anggota DPRD kita ini, ini adalah hal yang jarang, jangan kita sia-siakan,” kata Syahnan.

Sementara Sobir Lubis pada kesempatan tersebut menyampaikan Kotasiantar adalah kampung yang menjadi prioritasnya dalam hal kepedulian berbagai macam kegiatan.

“Khusus Kotasiantar ini saya semi full time, mana kala nanti ada aspirasi yang diajukan, saya berharap kita sama-sama bermusyawarah, pertemuan ini saya berharap bagaimana kekompakan di lingkungan pemerintahan, ini saya minta karena ini kampung saya sendiri. Setiap kepala lingkungan wajib berjibaku, jangan kita melihat warna dulu, hilangkan perbedaan, mari kita memandang bahwa Kotasiantar ini milik kita bersama,” pinta Sobir.

Masyarakat menyampaikan aspirasi seperti strategi pemberantasan narkoba, perbaikan jalan sentra produksi pertanian, permohonan bantuan bahan pertanian, perikanan, perbaikan lingkungan, gedung olahraga, permohonan pelatihan untuk NNB dan fasilitas jalan.

Ketua Komisi I DPRD Madina itu menjawab dengan semangat dan konsisten akan membantu memperjuangkan beberapa aspirasi masyarakat Kotasiantar.

“Pertama saya ceritakan terlebih dahulu masalah kebijakan publik, terkait ABPD Kabupaten Madina tahun 2020 sebesar 1,7 Triliun. Jika dikategorikan untuk pembangunan sangat minim, maka dibutuhkanlah lobi dari APBD Provinsi maupun APBN Pusat, yang kedua menyangkut masalah pariwisata (Cagar Budaya), itu perlu semacam regulasi peraturan daerah, itu juga harus kita lobi ke provinsi bagaimana itu bisa terealisasi, itu pun nanti wajib harus ada Perda dari Kabupaten Madina, itu sudah pas, saya di Komisi I menyangkut soal pendidikan dan pariwisata,” jelasnya.

Terkait pertanian, Sobir meminta kesiapan lurah, tokoh masyarakat dan naposo nauli bulung untuk bekerja sama dengan membentuk kelompok tani (poktan). Ia berjanji akan menanggung biaya akta notaris dari setiap poktan yang dibentuk.

“Terkait perikanan, saya minta maaf, secara Kabupaten saya belum bisa mengkaji, kita berbicara di kelurahan ini saja, andai kata ada iktikat baik kita untuk kebersamaan, lokasi saya ‘Silangit Koi’ bersedia menampung, jika butuh benih ikan mas, silakan ambil ke Silangit Koi, pas nanti panen kita berhitung, jika tidak ada modal butuh pakan, saya juga mau kerja sama,” ujarnya.

Sementara untuk pelatihan naposo nauli bulung, Sobir menjelaskan ia siap melakukan lobi untuk hal itu dengan ketentuan NNB serius mengikuti setiap pelatihan.

Sementara untuk kepala lingkungan dan pemerintah kelurahan, Sobir meminta agar bekerja dengan maksimal.

“Segera koordinasi dengan Lurah, gaji saya akan saya sisihkan untuk Kepling per bulan, ini janji saya, tapi harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab,” tutupnya.

Reporter: Putra Saima
Editor: Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi