Menag Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melarang ASN Kemenag menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2026 demi menjaga integritas dan etika publik.
Jakarta, StartNews – Menteri Agama Nasaruddin Umar melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk perjalanan pulang kampung pada momen libur Lebaran 2026.
Nasaruddin Umar mengatakan kendaraan operasional merupakan aset negara yang hanya boleh digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas kedinasan. Menurut dia, ASN sebagai pelayan publik harus memegang teguh nilai profesionalitas dan tidak menyalahgunakan wewenang yang melekat pada jabatan mereka.
“ASN wajib menjaga integritas, profesionalitas, serta menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab. ASN dilarang menyalahgunakan wewenang dan fasilitas jabatan untuk kepentingan pribadi,” tegas Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Dia menjelaskan larangan ini bukan sekadar aturan administratif, melainkan bentuk implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Dia mengingatkan momen Idulfitri seharusnya menjadi cerminan nilai kejujuran dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, dimana ASN harus hadir sebagai teladan bagi masyarakat luas.
Meskipun ada larangan penggunaan pribadi, Menag menyebutkan fasilitas negara tetap dapat digunakan bagi pegawai yang sedang menjalankan tugas pelayanan publik selama masa libur panjang tersebut. Hal ini berkaitan dengan program khusus Kemenag untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh.
“Sebagian ASN Kemenag juga ada yang bertugas di momen Lebaran, misal untuk mengawal Rumah Ibadah Ramah Pemudik. Selama menjalankan tugas, bisa gunakan fasilitas yang ada,” katanya memberikan pengecualian bagi petugas di lapangan.
Selain fokus pada kedisiplinan internal, Nasaruddin Umar juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial mengingat tahun ini beberapa hari besar keagamaan seperti Nyepi, Idulfitri, dan Paskah jatuh dalam waktu yang berdekatan.
Dia mengajak para tokoh agama proaktif menyebarkan pesan perdamaian agar perbedaan momentum perayaan tetap memperkokoh persaudaraan nasional.
“ASN diharapkan memberi teladan dalam menjaga etika penggunaan fasilitas negara,” katanya.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.