menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Menghadiri Tablig Akbar Tiga Ibu-Ibu di Madina Mendapat Umroh Gratis

Roni Siregar | 2 April 2019

Foto : Ketiga ibu yang mendapatkan umroh gratis berphoto bersama dengan Wakil Bupati dan Kapolres Madina.

Mandailing Natal, StArtNews – Tiga ibu-ibu yang menghadiri Tablig Akbar yang di selenggarakan Polres Mandailing Natal, Senin (2/4/2019) di lapangan sepakbola Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, mendapatkan Umroh Gratis.

Ketiga ibu-ibu tersebut antara lain Dahliana, Rosdiah asal Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara. Kemudian Saidah asal Desa Hutabargot Dolok Kecamatan Hutabargot.

Mereka akan di berangkatkan umroh dengan biaya gratis, pemberangkatan mereka akan di biaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan Kapolres Madina.

Rezeki berangkat umroh gratis ini di dapatkan ketiga ibu ini saat mereka mendengarkan ceramah Ustadz Riza Muhammad pada acara Tablig Akbar yang di selenggarakan Polres Madina yang bekerjasama dengan Pemkab Madina untuk mewujudkan Pemilu damai pada 17 April 2019 mendatang.

Disela-sela ceramah, Ustadz Riza Muhammad menghampiri jamaah yang menhadiri tablig Akbar. Beliau menanyakkan jamaah, nama dan apakah berkeinginan umroh.

Apakah ingin umroh ? tanya Ustadz Riza Muhammad kepada ketiga ibu tersebut, sontak mereka menjawab ingin. Ustadz pun menanyakan kepada wakil Bupati dan Kapolres Madina yang hadir pada acara, mereka menyatakan siap.

Mendangarkan ucapan wakil Bupati dan Kapolres tersebut ketiga ibu pun terus menangis bahagia, dan melakukan sujud sukur.

Saat di wawancarai StArtNews mereka pun tidak henti-henti mengucap sukur karena akan di berangkatkan umroh.

“Sukur alhamdulillah, ini tidak saya sangka-sangka dan tidak saya duga, saya datang ke acara ini iklas ingin mendengarkan ceramah Ustadz yang dari Jakarta,” ucap salah seorang ibu.

“Mudah-mudahan saya di berikan kesehatan sampai pemberangkatan nanti,” ujar ibu dengan tangis bahagia.

 

Reporter : Putra Saima

Editor : Hanapi Lubis

 

Komentar Anda

komentar

Written by Roni Siregar

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play