Menteri PU Pastikan Jalur Medan-Sibolga Siap Dilalui untuk Mudik 2026
Menteri PU Dody Hanggodo memastikan jalur Medan-Sibolga siap melayani mudik Lebaran 2026. Simak strategi pemerintah hadapi titik rawan longsor dan penempatan alat berat di Sumut.
Medan, StartNews – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan perhatian khusus pada jalur nasional Medan menuju Sibolga dalam menyambut momentum mudik Lebaran 2026. Mengingat karakteristik geografis yang rawan bencana, strategi mitigasi berupa penempatan alat berat dan posko taktis menjadi prioritas utama untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas di wilayah Sumatera Utara ini.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan secara fungsional infrastruktur jalan telah siap digunakan oleh masyarakat mulai sepekan sebelum hari raya. Pernyataan ini disampaikan usai dia meninjau sejumlah titik di lintas Sumatera Utara pada hari Minggu (8/3/2026) kemarin.
“Ruas jalan nasional dari Medan menuju Sibolga sudah siap menghadapi arus mudik mulai H-7 Lebaran,” ujar Dody di sela-sela pemantauan lapangan.
Meskipun kondisi aspal secara umum dinilai baik, tantangan justru dari faktor alam, terutama potensi longsor susulan di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara yang mengarah ke Sibolga.
Dody mengungkapkan, pihaknya tidak mau kecolongan dengan membiarkan material longsor menghambat mobilitas warga, sehingga pembersihan secara instan akan menjadi prosedur tetap di lapangan.
“Jika terjadi longsor, pembersihan langsung dilakukan saat itu juga. Selain itu, kami menempatkan sejumlah alat berat untuk mempermudah proses pembersihan material,” kata Dody.
Keberadaan posko terpadu di titik-titik rawan diharapkan mampu mempercepat respons petugas saat terjadi kendala teknis maupun alam. Langkah proaktif ini diambil karena anomali cuaca yang masih terjadi di sebagian wilayah Tapanuli. Hujan masih kerap turun meski daerah lain di Sumatera Utara mulai memasuki musim kemarau.
Menteri PU juga mengingatkan kesiapan infrastruktur harus dibarengi dengan kewaspadaan dari sisi pengguna jalan. Potensi longsor yang sulit diprediksi menuntut para pemudik untuk berkonsentrasi tinggi dan kondisi kendaraan yang prima demi keselamatan bersama.
“Kami juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan kendaraan dengan baik. Selain itu, kondisi fisik juga harus dijaga agar perjalanan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Dia juga menyarankan para pengendara memanfaatkan fasilitas posko yang telah disediakan sebagai tempat beristirahat guna menghindari kecelakaan akibat kelelahan.
Dody menegaskan keselamatan di jalan nasional merupakan prioritas bersama antara pemerintah yang menyediakan jalur aman dan masyarakat yang disiplin dalam berkendara.
“Jika merasa lelah saat berkendara, sebaiknya beristirahat di posko terdekat agar perjalanan di jalan nasional tetap aman dan lancar,” tutur Dody.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.