Nurjannah, Penderita Benjolan di Jidat Butuh Uluran Tangan Dermawan

Nurjannah, Bocah Dua Tahun Penderita Benjolan di Jidat terbaring lemas di RSU Panyabunga

Panyabungan.StArtNews– Nurjannah Siregar, bocah 2 Tahun, anak dari pasangan Muhammad Ridwan dan Nuraisyah warga Desa Tunas Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, saat ini terbaring lemas di RSU Panyabungan. Bocah ini menderita benjolan di jidat yang membuat kedua matanya tertutup dan susah bernafas bahkan tak jarang menangis kesakitan.

Dari diagnosa Dokter RSU Panyabungan, Nurjannah menderita penyakit meningokel. Meningokel adalah penyakit gangguang pembentukan tabung saraf pada janin. Penyakit ini tergolong langka.

“Memang benjolan itu muncul sejak lahir, awalnya kecil. Namun semakin lama semakin besar, upaya berobat, sih, dilakukan tetapi hanya semampunya saja,” kata Muhammad Ridwan, ayah Nurjannah pada StArtNews Kamis (06/02) sore.

Diakuinya, kendala keuangan menjadi salah satu alasan sehingga Nurjannah, anaknya tidak rutin berobat. Sang ayah hanya bekerja sebagai petani biasa. Untuk biaya bayar BPJS saja sampai hari ini dirinya mengaku masih menunggak sekitar 4 juta lebih.

Kepala Desa Tunas Karya, Prio Utomo pada StArtNews di RSU Panyabungan mengaku pihaknya mendapat informasi dari bidan setempat. Setelah dijenguk, dengan inisiatif desa ditambah bantuan donasi masyarakat desa akhirnya Nurjannah bisa dibawa ke RSU Panyabungan untuk mendapat perawatan.

“Alhamdulillah, kesigapan bidan setempat dan Bantuan Donasi Masyarakat Nurjannah bisa dibawa ke RSU Panyabungan dan sudah ditangani tim dokter,” papar Prio Utomo.

Diakui Kepala Desa, biaya perobatan selama di RSU memang ditanggung Jamkesda. Namun, dari hasil pemeriksaan dokter Nurjannah harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih memiliki fasilitas. Hal ini menjadi kendala yang dihadapi keluarga karena ketiadaan biaya.

“BPJS-nya sih, ada. Cuma setelah dicek, nunggak sekitar 4 juta lebih, sementara Jamkesda hanya berlaku di Mandailing Natal saja. Untuk dirujuk ke rumah sakit lain membutuhkan biaya banyak karena BPJS tidak berfungsi sebelum dilunasi,” kata Kades Tunas Karya, Prio Utomo.

Kades berharap ada donatur yang bisa membantu pengobatan Nurjannah sehingga bisa dirujuk ke rumah sakit yang direkomendasikan tim dokter, setidaknya untuk menutupi biaya pembayaran tunggakan BPJS keluarga Nurjannah.

Saat ini Nurjannah masih dirawat di RSU Panyabungan. Saran dokter yang menanganinya agar segera dirujuk. Namun, keluarga masih berembuk memikirkan biaya menebus BPJS dan biaya sehari-hari selama Nurjannah nantinya dirawat. Untuk saat ini, Nurjannah masih menjalani perawatan sementara .

Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi