menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Pembangungan Peningkatan Jalan Singengu – Batahan Dinilai Warga Tidak Berkualitas

Ade | 16 Januari 2017

Pembangungan Peningkatan Jalan Singengu-Batahan Dinilai Tidak Berkualitas.

Kotanopan.StArtNews-Awalnya lima warga desa di wilayah Rura Aek Singengu,  Kecamatan Kotanopan Kab. Mandailing Natal yaitu desa Simpang Tolang,  Sibio-Bio, Pagar Gunung, Batahan dan desa Ujung Marisi, cukup gembira mendapatkan pembangunan jalan ke daerah mereka. Pasalnya, kerusakan ruas jalan ke wilayah ini selama beberapa tahun terakhir  cukup memprihatinkan.

Namun kegembiraan itu kembali sirna, sebab baru berselang tiga minggu pembangunan jalan ini selesai dikerjakan pihak rekanan, kondisinya sudah mulai hancur. Aspal hotmix yang dibangun sudah mulai terkelupas dan berlobang, bahkan di beberapa tempat aspal sudah pecah dan berserakan.

Bukan itu saja, gorong-gorong yang  dipasang seyogianya untuk jalan keluar air,  justru sudah pecah menyebabkan air meluber ke badan jalan kalau hujan turun. Kondisi seperti ini terdapat di Simpang menuju desa Sibio-bio Lombang.

Warga menilai pengerjaan proyek ini asal jadi, ini terlihat dari tidak ratanya aspal hotmix yang dibangun. Begitu juga ketebalan aspal juga dipertanyakan.  Bahkan di beberapa tempat selain terkelupas juga aspal yang dipasangkan sudah retak sepanjang 2-3 meter.

Pantuan di lapangan, Minggu (15/1), dari data yang ada di papan informasi, pihak rekanan yang mengerjakan proyek ini adalah CV. Tahta Group dengan jumlah anggaran Rp. 3. 300.000.000,-. Sedangkan sumber dananya berasal dari DAK tahun 2016.

Kepala Desa Batahan, Samwel yang di jumpai mengatakan, mengaku sangat kecewa dengan kualitas pengerjaan proyek ini. “Dari awal masyarakat Rura Aek Singengu sangat mengharapkan pembangunan perbaikan jalan ini, namun melihat hasil pembangunannya kita sangat kecewa. Besarnya anggaran dinilai tidak seimbang dengan kualitas bangunan.

Dirinya berharap agar pihak rekanan segera memperbaiki kembali aspal yang terkelupas dan gorong-gorong yang pecah. “Pihak rekanan kita minta untuk memperbaiki kembali aspal yang terkelupas dan pecah. Dinas PUD Madina dalam hal ini jangan tinggal diam. Pihak rekanan harus di desak agar segera memperbaikinya,” harapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal, Syahruddin, ST melalui Plt. Kabid Bina Marga Sahrin mengatakan, “Terkait proyek ini saya dan PPK nya sudah  turun langsung ke lapangan. Saya juga sudah memerintah PPK agar menyurati pihak rekanan untuk memperbaiki  bangunan yang rusak. Jadi, langsung saja di konfirmasikan kepada PPK nya bapak Sitorus,” ujarnya.

Sedangkan PPK proyek ini Sitorus sampai berita ini di turunkan ke Redaksi tidak  berhasil di konfirmasi. Awak Media sudah beberapa kali mendatangi Kantor PUD Madina dan juga menghubunginya via seluler, namun tidak berhasil.

Pantauan di lapangan, sampai berita ini di turunkan belum ada perbaikan dari pihak rekanan.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
Pengedar Sabu Bermodal HT Diringkus, Polres Tapteng Buru Pemasok Utama
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play