Hak Cipta @Redaksi

Pembangungan Peningkatan Jalan Singengu – Batahan Dinilai Warga Tidak Berkualitas

Pembangungan Peningkatan Jalan Singengu-Batahan Dinilai Tidak Berkualitas.

Kotanopan.StArtNews-Awalnya lima warga desa di wilayah Rura Aek Singengu,  Kecamatan Kotanopan Kab. Mandailing Natal yaitu desa Simpang Tolang,  Sibio-Bio, Pagar Gunung, Batahan dan desa Ujung Marisi, cukup gembira mendapatkan pembangunan jalan ke daerah mereka. Pasalnya, kerusakan ruas jalan ke wilayah ini selama beberapa tahun terakhir  cukup memprihatinkan.

Namun kegembiraan itu kembali sirna, sebab baru berselang tiga minggu pembangunan jalan ini selesai dikerjakan pihak rekanan, kondisinya sudah mulai hancur. Aspal hotmix yang dibangun sudah mulai terkelupas dan berlobang, bahkan di beberapa tempat aspal sudah pecah dan berserakan.

Bukan itu saja, gorong-gorong yang  dipasang seyogianya untuk jalan keluar air,  justru sudah pecah menyebabkan air meluber ke badan jalan kalau hujan turun. Kondisi seperti ini terdapat di Simpang menuju desa Sibio-bio Lombang.

Warga menilai pengerjaan proyek ini asal jadi, ini terlihat dari tidak ratanya aspal hotmix yang dibangun. Begitu juga ketebalan aspal juga dipertanyakan.  Bahkan di beberapa tempat selain terkelupas juga aspal yang dipasangkan sudah retak sepanjang 2-3 meter.

Pantuan di lapangan, Minggu (15/1), dari data yang ada di papan informasi, pihak rekanan yang mengerjakan proyek ini adalah CV. Tahta Group dengan jumlah anggaran Rp. 3. 300.000.000,-. Sedangkan sumber dananya berasal dari DAK tahun 2016.

Kepala Desa Batahan, Samwel yang di jumpai mengatakan, mengaku sangat kecewa dengan kualitas pengerjaan proyek ini. “Dari awal masyarakat Rura Aek Singengu sangat mengharapkan pembangunan perbaikan jalan ini, namun melihat hasil pembangunannya kita sangat kecewa. Besarnya anggaran dinilai tidak seimbang dengan kualitas bangunan.

Dirinya berharap agar pihak rekanan segera memperbaiki kembali aspal yang terkelupas dan gorong-gorong yang pecah. “Pihak rekanan kita minta untuk memperbaiki kembali aspal yang terkelupas dan pecah. Dinas PUD Madina dalam hal ini jangan tinggal diam. Pihak rekanan harus di desak agar segera memperbaikinya,” harapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal, Syahruddin, ST melalui Plt. Kabid Bina Marga Sahrin mengatakan, “Terkait proyek ini saya dan PPK nya sudah  turun langsung ke lapangan. Saya juga sudah memerintah PPK agar menyurati pihak rekanan untuk memperbaiki  bangunan yang rusak. Jadi, langsung saja di konfirmasikan kepada PPK nya bapak Sitorus,” ujarnya.

Sedangkan PPK proyek ini Sitorus sampai berita ini di turunkan ke Redaksi tidak  berhasil di konfirmasi. Awak Media sudah beberapa kali mendatangi Kantor PUD Madina dan juga menghubunginya via seluler, namun tidak berhasil.

Pantauan di lapangan, sampai berita ini di turunkan belum ada perbaikan dari pihak rekanan.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...