menu Home chevron_right
Berita Madina

Pemkab Madina Terima Bantuan Meubeler Sekolah dari PT Sorikmas Mining

Redaksi | 25 Januari 2026

Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali menerima bantuan dari PT Sorikmas Mining (SMM) bagi masyarakat terdampak banjir yang melanda wilayah ini pada akhir November 2025. Bantuan berupa meubeler ini diterima oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (24/1/2026).

Saipullah mengapresiasi kontribusi PT SMM yang dinilai konsisten membantu sejak fase darurat bencana pada awal Desember 2025. Perusahaan pertambangan ini sebelumnya menyalurkan berbagai logistik seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya bagi para pengungsi di SDN 037 Tanggabosi.

Selain bantuan pangan, PT SMM juga terlibat aktif dalam aksi pembersihan fasilitas umum, penyediaan air bersih, hingga normalisasi aliran Aek Sibontar dan Aek Badak.

Pada penyerahan kali ini, bantuan difokuskan pada pemulihan sektor pendidikan dengan menyalurkan meubeler berupa papan tulis, meja, kursi belajar, serta lemari sekolah.

Saipullah menegaskan bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke sekolah-sekolah terdampak agar kegiatan belajar-mengajar kembali berjalan normal. Dia pun berharap agar PT SMM terus menjaga komitmen dalam mendukung kemajuan daerah serta membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat Madina.

Manager External Relation PT Sorikmas Mining Ade Hendi menyatakan perusahaan berkomitmen untuk tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat bagi warga. Saat ini, PT SMM masih melanjutkan pekerjaan fisik berupa normalisasi dan pengerjaan tanggul di Muara Batang Angkola.

Ade juga menjelaskan jangkauan bantuan tidak hanya terbatas di Wilayah Kerja Perusahaan (WKP), melainkan juga menyasar wilayah luar yang akan disalurkan melalui BPBD Madina.

Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Pj. Sekda Madina Sahnan Pasaribu, sejumlah kepala OPD, Camat Siabu Sudrajat Putra, serta para kepala desa dan kepala sekolah dari wilayah terdampak.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play