Pemkot Padangsidimpuan akan Benahi Akses Jalan Utama UIN Syahada
Padangsidimpuan, StartNews – Pemerintah Kota Padangsidimpuan merancang pembenahan akses jalan utama menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada. Hal ini dibahas dalam pertemuan Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe dengan Rektor UIN Syahada Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., di Ruang Audiensi Wali Kota, Senin (27/7/2026).
Pembahasan berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur aksesibilitas menuju kawasan kampus. Pemerintah kota Panyabungan memproyeksikan perbaikan konektivitas tersebut tidak hanya untuk mempermudah mobilitas ribuan mahasiswa, tetapi juga memicu multiplier effect bagi perekonomian warga di sekitar kawasan kampus.
Letnan Dalimunthe mengatakan intervensi pemerintah daerah akan difokuskan pada pemenuhan fasilitas publik yang menjadi kewenangan kota demi menopang akselerasi perguruan tinggi tersebut. Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi negeri yang berkembang pesat harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga lokal.
“Pemerintah Kota akan terus bersinergi untuk kepentingan pendidikan di Kota Padangsidimpuan. Apa yang menjadi kewenangan pemerintah akan kita dukung agar pengembangan UIN Syahada memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letnan Dalimunthe.
Di sisi lain, pihak rektorat menilai keterbukaan akses jalan dan pembenahan tata ruang di sekitar kampus menjadi kunci transformasi UIN Syahada menuju institusi pendidikan berskala regional yang inklusif. Dukungan fisik dari pemerintah daerah diyakini akan mempercepat perluasan jangkauan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh akademisi.
Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap optimistis penataan akses infrastruktur ini bakal melipatgandakan kontribusi kampus bagi pemulihan dan pertumbuhan daerah.
“Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kota terus diperkuat. Dengan akses dan fasilitas yang semakin baik, UIN Syahada dapat memberikan pelayanan dan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Sumper Mulia.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.