Penuhi Prokes, SMP Negeri 1 dan 2 Kotanopan Siap Belajar Tatap Muka

Penuhi Prokes, SMP Negeri 1 dan 2 Kotanopan Siap Belajar Tatap Muka

Kotanopan, StartNews – Para kepala sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kecamatan Kotanopan antusias menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dimulai hari ini, 1 September 2021.

Pelaksanaan PTMT tersebut mengacu pada surat Kepala Dinas Pendidikan Madina Nomor 420/1184/DIKDIS/2001.

Antusiasme menyambut PTMT itu disampaikan oleh Kepala SMPN 1 Kotanopan Pargugunan, S.Pd dan Kepala SMPN 2 Kotanopan Siti Hadijah, S.Pd di tempat berbeda, Rabu (1/9/2021).

Kepala SMPN 1 Kotanopan Pargugunan, S.Pd. (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS)

“Kita menyambut baik pelaksanaan tatap muka terbatas ini. Terima kasih kepada Bupati Mandailing Natal yang sudah merespon keluhan orangtua selama ini, yang mengharapkan agar pelaksanaan tatap muka di sekolah segera dilaksanakan,” kata Pargugunan.

Dalam melaksanakan PTMT, menurut Pargugunan, pihaknya sudah menyiapkan sarana protokol kesehatan (prokes), mulai dari tempat cuci tangan permanen, masker, alat pengukur suhu tubuh, dan lainnya.

“Sarana protokol kesehatan ini sudah kami persiapkan sejak setahun yang lewat,” katanya.

Begitu juga menyangkut vaksinasi para tenaga pendidik, kata dia, sudah mencapai 93 persen. “Ada beberapa guru yang belum divaksin, karena kondisinya belum memungkinkan untuk divaksin dan menunggu surat izin vaksin dari dokter,” ungkapnya.

Dia mengatakan pihaknya juga sudah membagi dua shif kegiatan belajar-mengajar di kelas. Sebanyak 50 persen dari jumlah siswa per kelas 1 masuk pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Sedangkan 50 persen lagi belajar tatap muka di kelas pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

“Artinya, kami sudah siap melaksanakan tatap muka sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Dinas Pendidikan,” ujar Pargugunan.

Kepala SMPN 2 Kotanopan Siti Hadijah. (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS)

Kondisi serupa diungkapkan oleh Siti Khadijah, S.Pd. Menurut dia, pihaknya juga sudah maksimal mempersiapkan protokol kesehatan seperti pemakaian masker, alat pengukur suhu tubuh, sarana mencuci tangan, dan vaksinasi guru.

“Terkait dengan vaksinasi guru, pengawai, dan TU sudah mencapai 80 persen. Ada guru yang belum divaksin, karena masalah kesehatan belum memungkinkan,” ujar Siti Khadijah.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi