menu Home chevron_right
Berita Sumut

Petugas Gabungan Razia Lapas Padangsidimpuan, Ini Hasilnya

Redaksi | 23 September 2026

Padangsidimpuan, StartNews – Tim gabungan TNI, Polri, BNNK Tapanuli Selatan (Tapsel), dan petugas pemasyarakatan merazia Lapas Kelas II-B Padangsidimpuan pada Selasa (22/09/2026) sore dengan menerapkan pendekatan humanis sesuai prinsip memanusiakan manusia.

Puluhan personel yang terbagi dalam tiga tim menyisir kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) tanpa mengacak-acak barang milik penghuni. Penggeledahan itu berfokus pada deteksi dini keberadaan narkoba, telepon seluler, dan senjata tajam.

Kalapas Kelas II-B Padangsidimpuan Herizal Yusuf menekankan pentingnya menjaga kesantunan dan etika pemeriksaan meski petugas memegang kewenangan penuh di dalam Lapas.

“Benar, rekan-rekan di dalam adalah warga binaan pemasyarakatan atau para narapidana. Namun, tetap sesuai dengan slogan kita yaitu memanusiakan manusia,” ujar Herizal saat memimpin apel pengarahan pasukan sebelum razia dimulai.

Herizal mengatakan razia ini dilakukan atas perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Mashudi. Petugas meminta para WBP keluar kamar terlebih dahulu sebelum penggeledahan dilakukan agar kondisi hunian tetap tertata dengan baik.

Pemeriksaan komprehensif tersebut tidak menemukan barang bukti narkoba, alat komunikasi ilegal, maupun senjata tajam. Petugas hanya menyita sejumlah barang kategori pelanggaran ringan seperti kartu remi, korek api, sendok, garpu, piring, dan ikat pinggang.

“Tidak ada barang bukti narkoba, tidak ada alat komunikasi, dan tidak ada senjata tajam. Kami berkomitmen untuk zero narkoba di Lapas Kelas II-B Padangsidimpuan,” tegas Herizal.

Selain penggeledahan fisik, sebanyak 50 WBP dipilih secara acak untuk menjalani tes urine yang difasilitasi oleh BNNK Tapanuli Selatan. Pihak lapas mengevaluasi hasil temuan pelanggaran ringan melalui teguran lisan maupun tertulis sembari memperketat pintu masuk bagi petugas dan tamu.

Sinergi dan transparansi pengawasan ini diapresiasi jajaran aparat penegak hukum yang hadir dalam kegiatan. Keterlibatan pihak eksternal dinilai menjadi bukti keterbukaan pihak Lapas dalam menjaga keamanan institusi.

“Intinya kegiatan ini sangat baik. Sehingga tidak ada kesan yang ditutup-tutupi oleh Lapas Kelas II-B Padangsidimpuan,” kata Kapolsek Batunadua AKP Sulaiman Rangkuti.

Rangkaian kegiatan razia gabungan diakhiri dengan pemusnahan barang temuan pelanggaran ringan dengan cara dibakar di area lapas untuk memastikan ketertiban lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga.

Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play