Puluhan Tahun Jalan Desa Batang Gadis Tak Pernah Dibangun

Jalan desa Batang Gadis dan Desa Batang Gadis Jae kecamatan Panyabungan Barat Madina perlu menjadi perhatian Pemerintah.

Panyabungan.StArtNews-Sejak dibangun masa Amri Masuk Desa (AMD) sekitar tahun 1990 an, jalan desa menuju Desa Batang Gadis dan Desa Batang Gadis Jae Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hingga sekarang belum pernah dibangun.
Hal itu disampaikan beberapa tokoh masyarakat kepada StArtNews, Senin (24/1).
Dijelaskan masyarakat, jalan aspal curah tinggal bebatuan itu pembangunannya sangat didambakan, oleh sebab berdampak pada pengangkutan hasil komoditi masyarakat maupun untuk transportasi menuju luar desa.
“Kami sudah pesimis, untuk pembangunan jalan menuju desa kami padahal jaraknya dari pusat Kota Panyabungan hanya perjalanan 30 menit saja” ujar tokoh masyarakat Hasan Basri.
Menurutnya, hampir tiap ada Musrenbang di Kecamatan usulan pembangunan jalan itu selalu disampaikan oleh masyarakat. Akan tetapi belum pernah ditampung dalam APBD Madina.
Hal senada juga disampaikan Ahmad Suhri tokoh masyarakat lainnya jalan mereka hanya sekitar 4 KM dan setiap melewati jalan harus hati – hati jika kenderaan tidak ingin kecelakaan.
“Kita sudah membangun drainase jalan dari dana desa, tentu harapan kita pengaspalan jalan bisa ditampung pada tahun 2017 ini pada APBD Madina. Kalau untuk usulan saya pikir sudah terlalu banyak kita sampaikan” ucapnya.
Suhri menjelaskan bahwa jalan desa sangat penting bagi masyarakat karena bisa menjadi jalan alternatif menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Panyabungan Barat. “Jalan ini sangat stategis sebagai jalan alternatif, jika jalan utama tidak berpungsi, makanya bagi bapak dewan terhormat bisa melihat keluhan kami ini” harapnya.
Reporter : Z Ray
Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...