Sahuti Permintaan Pedagang, Pemkab Madina Siapkan Terminal Sementara di Pasar Relokasi

Foto: Kadis Perhubungan Madina, Hendra Edi Saputra, AP, MM.

Panyabungan, StArtNews-Pasca kebakaran Pasar Baru Panyabungan dua tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendirikan ratusan kios untuk pedagang dan sudah ditempati beberapa bulan lalu.

Namun, pemindahan ini memunculkan berbagai polemik, salah satunya sepinya pembeli yang datang ke pasar relokasi. Akibatnya, ekonomi berjalan lambat dan banyak pedagang yang mengeluh.

Sepinya pembeli ini diduga karena jarak tempat relokasi dengan jalan protokol cukup jauh sehingga pembeli enggan datang berbelanja.

Dona Fauziah, salah satu pedagang di Pasar Relokasi kepada StArtNews beberapa hari yang lalu menyampaikan untuk mendukung perekonomian pedagang, seharusnya angkutan umum lewat dari pasar relokasi.

Menanggapi keluhan para pedagang yang ada di pasar relokasi, Pemkab Madina melalui Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Satpol PP dan Satlantas Polres Madina menggelar simulasi pengalihan angkutan umum ke terminal sementara yang rencananya akan ditempatkan di dekat pasar relokasi.

Kepala Dinas Perhubungan Madina, Hendra Edi Saputra AP, MM kepada StArtNews, Senin (27/7) mengatakan untuk tahap awal akan dilaksanakan simulasi terlebih dahulu sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya.

Simulasi dilaksanakan selama satu minggu mulai tanggal 23-30 Juli 2020 sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.

“Tahap awal kita melaksanakan simulasi dulu, simulasi ini kita laksanakan satu minggu. Dalam satu minggu ini kita akan melihat situasinya, perkembangannya apa-apa yang bisa kita laksanakan, apakah hal ini bisa terlaksana atau tidak,” katanya.

Hendra menambahkan pengalihan dan penyiapan terminal sementara ini untuk menjawab keluhan pedagang, terlebih pedagang kaki lima dan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Hendra berharap dengan adanya terminal sementara ini, pedagang dan angkutan umum bisa terintegrasi sehingga pasar lebih ramai. Dengan demikian ekonomi masyarakat, terlebih pedagang akan bergerak.

Reporter: Roy Adam

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi