Sejumlah Kantor Dinas Disantroni Maling

Sepertinya warga di Sibuhuan harus hati-hati. Sebab, di bulan puasa ini, situasi Ibukota Kabupaten Palas, Sibuhuan semakin marak akan kemalingan. Ironisnya, sasaran para maling yang belum tertangkap polisi ini adalah kantor-kantor dinas yang kosong saat tidak sedang dinas.

Usai satu unit sepedamotor milik kepala sekolah SDN 0102 Sibuhuan beberapa hari yang lalu, menyusul kantor Dinas PU Pemkab Palas yang hanya berselang beberapa hari juga kemalingan. Hingga kini, dua kejadian kemalingan ini belum tuntas.

Kemudian, Minggu (26/6) lalu, lagi-lagi maling menyantroni kantor dinas. Kali ini Kantor Camat Barumun yang  menjadi sasarannya. Empat unit Laptop yang menyimpan data-data di kantor kecamatan itu raib dibawa maling. Kejadian ini sedang dalam penyelidikan Polsek Barumun.

Hanya berselang satu hari, kembali kantor Dinas Kesehatan Palas yang kemalingan. Sebelumnya, bekas kantor bupati yang kini ditempati dinas kesehatan ini juga pernah kemalingan beberapa bulan yang lalu. Dan kejadian itu kembali terulang. Dari kejadian ini, maling berhasil membawa satu unit laptop dari ruang Bidang Pelayanan Kesehatan.

Beruntung, kantor dinas kesehatan yang dilengkapi kamera pengintai (CCTV, red) bisa menjadi satu bukti kuat bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Kejadian yang diketahui, Senin (27/6) pagi ini langsung dilaporkan ke Polsek Barumun. Maruli Sangap Soaduon, selaku Sekcam Barumun kepada wartawan mengaku, kejadian itu diketahui pada Minggu pagi oleh Budianto, selaku pemegang kunci kantor camat.

Saat hari libur itu, kebetulan dia hendak mempersiapkan surat undangan atas kedatangan Gubernur Sumut ke Palas. Diduga maling membongkar pintu belakang kantor. Lalu membongkar dan merusak dinding papan.

Diperkirakan maling itu masuk melalui celah dinding papan yang dibongkar. Kemudian maling merusak pintu bagian belakang kantor. Dari kejadian ini, selain empat unit laptop, maling juga diduga membongkar sejumlah lemari, meja hingga laci-laci di kantor tersebut. “Hari itu juga kita laporkan ke polsek,” kata Maruli.

Sedang pengakuan Iskandar, selaku pegawai Dinas Kesehatan yang membuat laporan ke polsek membenarkan kejadian itu. Hingga sore, pihaknya masih membuat laporan atas kejadian tersebut, yang dilengkapi dengan rekaman CCTV ke polisi. Sayang, Kapolsek Barumun AKP Sammailun Pulungan belum berkenan memberikan keterangan terkait sejumlah kejadian kemalingan di kantor-kantor ini saat dihubungi.

Hanya saja, Kanit Reskrim Ipda Herman Tanjung mengaku, kejadian yang sudah dilaporkan ini masih dalam penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Kanit singkat saat dihubungi di jalan menuju Palas.

Sumber : Metro Tabagsel

                                                                                                  Admin Wibesite : Musly Joss Start

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...