Tiga Minggu Lebih, Material Longsor di Jalan Batahan Kotanopan Belum Diangkat

Material longsor menyebabkan warga Batahan Kotanopan terisloasi selama seminggu lebih.

Kotanopan.StArt NewsSudah tiga minggu lebih, material longsor yang menimbun jalan Batahan Kec. Kotanopan Kab. Mandailing Natal belum diangkat pihak terkait. Akibatnya, jalan ke desa ini masih sulit dilalui dan hubungan ke desa ini terganggu.

Kepala Desa Batahan Samwel yang di hubungi, Senin (19/12) di Kotanopan membenarkan hal ini. ” Iya, sampai hari ini material longsor menuju desa Batahan belum diangkat pihak terkait. Padahal surat permohonan pengangkatan material longsor sudah kita sampaikan sekitar dua minggu lalu ke Bupati Madina, Kadis PU dan  BPBD Madina,” ujar Samwel.

Dikatakannya, untuk saat ini jalan tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor, dengan kondisi jalan pas-pasan. Agar bisa ditembus sepeda motor, warga melakukan gotong royong di beberapa titik. Sedangkan material longsor setinggi 2 meter lebih masih menumpuk di kiri kanan jalan. Begitu juga jalan yang abrasi sampai saat ini belum diperbaiki.

“Kita berharap kepada instansi terkait agar material longsor ini secepatnya diangkat, karena sangat menggangu pengguna jalan dan bisa mengancam keselamatan. Sebab, yang digotong royongkan warga hanya sekedar bisa dilalui sepeda motor, sedangkan di kiri kanan masih terdapat tumpukan tanah yang sangat tinggi. Mengingat banyaknya material longsor, pengangkatannya harus melalui alat berat” ucapnya.

Camat Kotanopan H. Syafril Nasution, SH yang dihubungi mengatakan, terkait dengan longsor yang menimpa wilayah ini sudah kita laporkan ke Kabupaten.”

Dua hari lalu juga kita susul ke Kadis PUD Madina, saat Itu Kadis PU mengatakan akan segera mengangkat material longsor ini, tapi masih menunggu cuaca aman. Jangan sempat nanti setelah di angkat, terjadi longsor susulan, akhirnya dua kali kerja,” kata Camat.

Sedangkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina, Risfan Juliardi yang dihubungi mengatakan,  belum menerima surat permohonan pengangkatan material longsor. Begitupun pihaknya akan berkoordinasi dengan PU Madina terkait pengangkatan material longsor ini. “Pada intinya,  kita siap mengangkatnya,” ucap Risfan.

Seperti diberitakan sebelumnya,   titik kawasan longsor itu berada di Aek Sampuran 3 titik dengan panjang 10 meter dan tinggi 1, 5 meter.  Wilayah Aek Sorik 15 meter dengan tinggi material longsor 2 meter, selain itu badan jalan juga abrasi sepanjang 5 meter. Lokasi  lain, lewat wilayah Aek Sorik sepanjang 10 meter dengan ketinggian material longsor 1 meter.

Kemudian, sebelum wilayah Tanah Wakaf 15 meter dengan ketinggian material longsor 3 meter, di wilayah ini juga jalan abrasi sepanjang 6 meter. Ujung jalan Rabat Beton sepanjang 20 meter dan sebelum desa Batahan sepanjang 100 meter.

Reporter : Lokot Husda Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi