TP PKK Madina Rakonda Pencegahan Stunting Mewujudkan Keluarga Sehat dan Unggul

Foto: Ketua TP PKK Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan saat menyampaikan pidatonya di acara Rakonda PKK Madina tahun 2019 di aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan, Sabtu (14/12).

Foto: Ketua TP PKK Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan saat menyampaikan pidatonya di acara Rakonda PKK Madina tahun 2019 di aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan, Sabtu (14/12).

Panyabungan, StArtNews – Tim Penggerak (TP) PKK Mandailing Natal (Madina) melaksanakan Rapat Konsultasi Daerah (Rakonda) di aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan, Sabtu (14/12).

Acara Rakonda yang dihadiri Bupati Madina; Drs. Dahlan Hasan Nasution yang diwakili Sekdakab Madina; Gozali Pulungan, Ketua TP PKK Madina; Ny. Ika Desika Dahlan Hasan, Asisten I; Alamulhaq Daulay, OPD, Camat dan tim PKK se-Kabupaten Madina.

Rakonda ini mengangkat tema ‘Melalui Rapat Konsultasi PKK Kita Laksanakan Pencegahan Stunting untuk Mewujudkan Keluarga Sehat dan Unggul.”

Ketua TP PKK Madina, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan dalam pidatonya menyampaikan rapat konsultasi PKK merupakan agenda rutin tahunan PKK yang bertujuan untuk menindaklanjuti hasil rapat konsultasi nasional, dan rapat konsultasi Provinsi Sumatera Utara terhadap perubahan dan perkembangan kebijakan pemerintah maupun PKK dalam bidang kelembagaan administrasi dan program prioritas juga permasalahan dan solusi bersama dalam pelaksanaan gerakan PKK di daerah khususnya di Kabupaten Madina.

Ika menambahkan sejalan dengan tema, TP PKK sepakat bahwa stunting telah menjadi permasalahan dan perhatian pemerintah karena menyangkut kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pembangunan saat ini dan yang akan datang.

“Stunting merujuk pada kondisi anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurnya, yang diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan,” jelasnya.

Ia menegaskan tim penggerak PKK harus mengambil peran dalam upaya pencegahan stunting dengan memasukkan pencegahan stunting dalam program PKK Pokja I-IV.

“Dengan demikian, PKK telah ikut berpartisipasi dalam pencegahan stunting untuk menciptakan generasi emas,” sebutnya.

Lanjut Ika, PKK membutuhkan keikhlasan, kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dalam perbaikan demi perbaikan.

“Untuk itu, pada acara Rakon ini diharapkan adanya kemauan dari peserta untuk belajar dan mempunyai keinginan untuk mencari tahu sesuatu yang baru sehingga kita mampu menjadi pencari solusi perbaikan ke depan,” papar Ika.

Sementara itu Sekdakab Madina yang membacakan pidato Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang telah ikut berperan dalam peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di Kabupaten Madina.

“Untuk itu, di sini perlu saya tekankan bahwa tim penggerak PKK adalah motivator dalam masyarakat dan bukan sebagai tim pekerja teknis. Maka dari itu saya perintahkan kepada OPD yang terkait dalam program PKK, agar memprogramkan kegiatan dan menganggarkan dana untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat teknis sesuai dengan bidang masing-masing dalam membantu tim penggerak PKK menjalankan 10 program pokok PKK,” tegasnya.

Kemudian tambahnya, tim penggerak PKK harus mengakomodir aspirasi PKK Kecamatan, mengingat para kader PKK tingkat bawah lebih memahami kondisi dan potensi wilayah kerjanya.

“Oleh sebab itu, ciptakan Rakon ini dalam suasana demokratis, berpartisipasi aktif serta dapat menyelaraskan dengan program pemerintah sehingga dapat dilaksanakan sampai ke akar rumput, yaitu keluarga,” pintanya.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi