Warga 2 Desa Harapkan Perbaikan Jembatan dan Jalan

Terlihat seorang pengguna jalan sedang melewati jembatan Aek Parapat di Desa Pastap Jae perlu dibangun pemerintah

Terlihat seorang pengguna jalan sedang melewati jembatan Aek Parapat di Desa Pastap Jae perlu dibangun pemerintah

Panyabungan (Start News) – Pentingnya infrastruktur jalan sangat dirasakan oleh warga Desa Pastap Jae dan Pastap Julu kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dimana hapir 90 % warganya sebagai petani dan berkebun.

Sehingga dengan buruknya jalan berdampak terhadap sulitnya membawa hasil komoditi maupun akses menuju keluar.

Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Jamontir dan BPD Maratua Lubis kepada wartawan, Mingg, September 2016.

Jamontir mengatakan, Jembatan Aek Parapat berada di Desa Pastab Jae merupakan penghubung ke Pastap Julu kondisinya memperihatinkan. Jembatan sudah kecil disambung dengan papan.

“Kalau jembatan ini sama sekali tidak bisa dilalui oleh kenderaan roda enam atau cold diesel, hanya roda empat dan dua yang bisa. Sebab tidak akan mampu menahan beban berat dari kenderaan tersebut. Makanya kita harapkan agar jembatan diperbaiki pemerintah” ujarnya.

BPD Pastap Jae Martua Lubis menambahkan, warga kedua desa itu penghasil komoditi pertanian seperti padi, perkebunan dan holtikultura. “Warga pada umumnya sebagai petani sawah, Kopi, Kakao, Karet, Kemiri untuk memasarkan semuanya butuh jalan yang memadai”ujarnya.

Dijelaskannya, ketinggian rata – rata di dua desa mencapai 900 M diatas permukaan lain, sehingga pada saat ini warga banyak yang membudidayakan Kopi Mandailing.

“Untuk saat ini keluhan kami jalan aspal dan perbaikan jembatan, hanya angkutan pedesaan (angdes) yang bisa masuk ke desa kami. Alangkah bagusnya jika bisa dilalalui kenderaan besar untuk memudahkan dan mengurangi kost untuk hasil komoditi masyarakat” ungkapnya.

Reporter : Z Ray

Manager Program & Pemberitaan : Hendra Ray

Admin : Ade

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi