Warga Batahan II Punya Sertifikat Tapi Tak Punya Lahan

STARTNEWS – Warga Desa Batahan II, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan nasib mereka, sebab sejumlah warga memiliki sertifikat lahan transmigrasi, namun sampai sekarang mereka tidak tahu lahan tersebut ada dimana. tak tanggung-tanggung, sertifikat yang mereka miliki itu dibuat pada tanggal 22 Oktober 2001 atau sudah lebih sepuluh tahun, ironisnya lahan yang tertera dalam sertifikat tersebut tidak bisa mereka kuasai.

Sabaruddin (38) bersama warga lainnya, Minggu (24/4) kemarin di Desa Batahan menceritakan, lahan milik mereka itu berbatasan dengan lahan milik warga Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan, ketika itu warga Desa Batahan dengan Banjar Aur terjadi konflik karena saling klaim kepemilikan lahan, lalu Kepala Desa Batahan II mengadakan negosiasi guna mencari solusi dengan Kepala Desa Banjar Aur. hasilnya, lahan warga Batahan II tersebut dipindahkan ke arah sebelah utara Desa Batahan II, kemudian, warga Batahan II mengelola lahan tersebut dan menanaminya dengan pohon sawit.

Sabar menambahkan, setelah tanaman berusia satu tahun, Sabaruddin menyebut pihak PTPN 4 diduga menyerobot lahan milik warga yang sudah ditanami itu, tanpa ada ganti rugi lahan, melainkan hanya ganti rugi tanaman, itupun hanya sebagian saja. Warga juga mengatakan, PTPN 4 hanya memberikan lahan plasma kepada sebagian masyarakat.

Selain itu, warga juga menyebut masih ada lahan kosong di wilayah Desa Batahan II yang berada di sebelah barat. Mereka mengharapkan lahan itulah yang akan dikelola masyarakat, namun saat itu keinginan mereka terhalang karena lahan kosong yang mereka maksudkan itu diklaim kepemilikannya oleh PT Palmaris Raya yang waktu itu dinamai PT Supra.

Hingga sekarang, sambung warga masih ada puluhan warga di Desa Batahan II yang kehilangan lahan sementara sertifikatnya  masih mereka kuasai.

sumber : MohgaNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...