Hak Cipta @Redaksi

46 Perusahaan Disurati Terkait Pembayaran THR

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Padang Lawas menyurati perusahaan di Palas terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya.

Ada sebanyak 46 perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Palas dan sudah disurati terkait kewajiban itu, sehingga diharapkan tidak ada perusahaan yang tidak memberikan THR karyawan.

“Suratnya sudah kita kirim. Nomor suratnya ini, 560/0822/2016 perihal pemberitahuan THR,” ungkap Plt Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Palas Bustami Harahap sambil menunjukkan nomor suratnya, kemarin.

Surat ke perusahaan itu, kata Bustami, diedarkan berdasarkan Permenakertran Nomor 06 Tahun 2016 tentang THR keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

“Pada pasal 2 ayat 1 dijelaskan pengusaha wajib memberikan THR kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja minimal 1 bulan atau secara terus menerus atau lebih,” jelasnya.

Bustami juga mengingatkan pimpinan perusahaan agar melaksanakan pembayaran THR kepada pekerja/karyawan yang ada diperusahaan selambat-lambatnya H-7.

Bahkan, diingatkan, apabila perusahaan tidak membayarkan THR karyawannya dapat diberikan sanksi teguran atau pemanggilan terhadap perusahaan tersebut. Pasalnya, selama sebuah perusahaan masih tetap aktif beroperasi, maka mereka harus tetap membayar THR karyawannya.

Sementara jika ada perusahaan yang mengatakan tidak sanggup membayar THR karyawan dengan alasan kolaps, maka itu akan menjadi bagian dari tugas Dinsosnakertrans untuk melakukan pengecekan terhadap neraca perusahaan bersangkutan.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Padang Lawas menyurati perusahaan di Palas terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya.

Ada sebanyak 46 perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Palas dan sudah disurati terkait kewajiban itu, sehingga diharapkan tidak ada perusahaan yang tidak memberikan THR karyawan.

“Suratnya sudah kita kirim. Nomor suratnya ini, 560/0822/2016 perihal pemberitahuan THR,” ungkap Plt Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Palas Bustami Harahap sambil menunjukkan nomor suratnya, kemarin.

START NEWS  –  TAPSEL : Surat ke perusahaan itu, kata Bustami, diedarkan berdasarkan Permenakertran Nomor 06 Tahun 2016 tentang THR keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

“Pada pasal 2 ayat 1 dijelaskan pengusaha wajib memberikan THR kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja minimal 1 bulan atau secara terus menerus atau lebih,” jelasnya.

Bustami juga mengingatkan pimpinan perusahaan agar melaksanakan pembayaran THR kepada pekerja/karyawan yang ada diperusahaan selambat-lambatnya H-7.

Bahkan, diingatkan, apabila perusahaan tidak membayarkan THR karyawannya dapat diberikan sanksi teguran atau pemanggilan terhadap perusahaan tersebut. Pasalnya, selama sebuah perusahaan masih tetap aktif beroperasi, maka mereka harus tetap membayar THR karyawannya.

Sementara jika ada perusahaan yang mengatakan tidak sanggup membayar THR karyawan dengan alasan kolaps, maka itu akan menjadi bagian dari tugas Dinsosnakertrans untuk melakukan pengecekan terhadap neraca perusahaan bersangkutan.

Metro Tabagsel

                                                                                                                                                                        Media START 102.6 FM

                                                                                                                            Admin Wibesite : Musly Joss Start 

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...