menu Home chevron_right
Berita Sumut

Remaja Tewas Terlindas Truk di Padangsidimpuan

Redaksi | 4 September 2025

Padangsidimpuan, StartNews – Seorang remaja yang mengendarai sepeda motor meregang nyawa secara tragis akibat terlindas truk tepat di depan Masjid Nurdin, Jalan Raya Inal Siregar, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Rabu sore (3/9/2025).

Korban diketahui bernama Muhammad Hanapi Saputra Marekkar (14), warga Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Tampak tubuh korban tergeletak di aspal bersimbah darah, membuat warga sekitar histeris dan arus lalu lintas di Jalinsum macet total.

Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi mengungkapkan kecelakaan maut itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor Honda CB 150R bernomor polisi BB 3928 FN dari arah Sitamiang menuju Batunadua.

Sesampainya di lokasi, korban mencoba menyalip truk tronton Mitsubishi kuning bernomor polisi BB 8458 HA yang dikemudikan Arisman Raja Gukguk, warga Tapanuli Tengah. Namun di saat bersamaan, muncul mobil dari arah berlawanan.

Panik, korban hilang kendali. Motor yang dikendarainya menyenggol bagian kanan truk hingga ia terjatuh. Malang tak dapat ditolak, tubuh mungilnya terseret ke bawah kolong truk dan kepalanya terlindas ban belakang.

Benturan keras itu membuat korban mengalami luka parah pada kepala, rahang patah, serta pendarahan hebat dari telinga dan mulut. Warga yang melihat kejadian langsung berteriak histeris.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan, namun nyawanya tak terselamatkan. Jenazah kini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi langsung bergerak cepat mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban. Barang bukti berupa sepeda motor serta truk kuning telah diamankan. Sopir truk, Arisman Raja Gukguk, juga dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Fokus utama kami adalah menjaga kelancaran lalu lintas dan melakukan penyelidikan. Kami turut berduka cita atas musibah ini,” ujar AKP Jonni.

Kasat Lantas menekankan pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama bagi pengendara sepeda motor yang kerap nekat menyalip tanpa memperhitungkan risiko.

“Kami imbau masyarakat agar selalu berhati-hati, jangan memaksakan diri saat menyalip. Keselamatan diri dan orang lain harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

Reporter: Lily Lubis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play