Empat Jam di Perahu Robin, Gerindra Madina Jumpai Korban Banjir di Siulangaling
MBG, StartNews – Jarak bukan lagi halangan ketika bencana menguji solidaritas. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Fraksi Gerindra DPRD Mandailing Natal (Madina) saat memutuskan menembus wilayah Siulangaling, kawasan terparah dan terisolasi akibat banjir di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina.
Demi menjangkau empat desa yang dikepung air: Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II, Huta Rimbaru, dan Ranto Panjang, rombongan ini harus mengandalkan transportasi air. Bukan kapal besar, melainkan perahu kecil jenis robin yang menjadi satu-satunya moda untuk membelah arus Sungai Batang Gadis. Perjalanan ini memakan waktu tidak kurang dari empat jam di atas perahu.
“Wilayah Siulangaling memang merupakan daerah terisolir yang hanya dapat ditempuh melalui jalur transportasi Sungai Batang Gadis,” kata Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, yang juga memimpin langsung rombongan sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Madina.

Selasa (9/12/25) kemarin, Erwin Efendi Lubis bersama Ketua Fraksi Gerindra Zainuddin Nasution dan anggota lainnya seperti Ardiansyah Nasution, Bahran Saleh Daulay, M. Rifaldi Nasution, M. Rizki Habibi, turun langsung menyapa dan membesuk warga korban banjir.
Di hadapan warga, Erwin Lubis menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kunjungan. Dia menegaskan bahwa akses yang sulit menjadi kendala utama.
“Ini sudah untuk ketiga kalinya saya sampai ke Siulangaling. Saya kembali datang untuk membesuk dan membantu warga. Saya juga meminta maaf karena baru saat ini datang. Itu karena sulitnya akses ke Siulangaling,” ungkapnya.
Dalam suasana kebersamaan yang hangat, Erwin Lubis berpesan kepada warga agar tetap tabah dan bersabar dalam menghadapi cobaan dari Sang Pencipta. Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan kebersamaan dan gotong-royong dalam menghadapi bencana.
Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan moral, tetapi juga membawa bantuan logistik yang dibutuhkan warga. Beragam kebutuhan pokok dan non-pokok disalurkan, termasuk beras 1,5 ton, mi instan 130 dus, dan ikan kaleng 20 kotak.
Untuk kebutuhan anak, ada susu serta 100 lembar selimut untuk menghangatkan diri. Untuk kebutuhan sanitasi, ada sabun, odol, sikat gigi, dan 12 paket minyak Kayu Putih. Ada juga peralatan sekolah seperti buku tulis dan pensil untuk membantu anak-anak sekolah yang terdampak.
Perwakilan warga Siulangaling yang juga menjabat Kepala Desa Lubuk Kapundung I, Hamzah, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus. Dia mengapresiasi komitmen Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis yang selalu hadir di tengah kesulitan warga.
“Kami warga empat desa di Siulangaling ini sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua DPRD Madina. Karena setiap ada bencana banjir, Bapak Ketua DPRD selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi dan berbagi bersama kami,” tutur Hamzah, mewakili suara seluruh warga yang merasa diperhatikan.
Perjalanan panjang Fraksi Gerindra ini menjadi cermin bahwa dedikasi wakil rakyat diuji bukan hanya di ruang rapat, tetapi juga di medan bencana yang paling sulit dijangkau, serta menguatkan semangat kebersamaan di tengah isolasi.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.