menu Home chevron_right
Berita Sumut

Ini Nama-nama Pemenang Lomba Berkah Ramadhan Padangsidimpuan 2026

Redaksi | 16 Maret 2026

Daftar lengkap pemenang Lomba Berkah Ramadhan di Padangsidimpuan. Tengku Alif Fathan dan Nazwa Zifana Putri Simatupang raih juara pertama dalam ajang penguatan akhlak anak.

Padangsidimpuan, StartNews – Sejumlah talenta muda berbakat resmi dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang Lomba Berkah Ramadhan yang digelar oleh PT Koalesi Grup Indonesia di Jalan S. Parman, Kelurahan Bincar, Minggu (15/3/2026). Penentuan juara ini menjadi puncak kompetisi religi yang diikuti oleh 110 peserta dari berbagai wilayah di Tapanuli bagian selatan (Tabagsel).

Para peserta bersaing ketat dalam tiga kategori utama yang menguji keberanian, bakat seni, serta pemahaman agama. Kategori Da’i Cilik “Anak Hebat Anak Muslim” untuk usia 8 hingga 11 tahun menempatkan Tengku Alif Fathan sebagai Juara 1, disusul oleh Afiza Nabila Ramadhani di posisi kedua, Naura Khanza di posisi ketiga, dan Amira Shakia sebagai peraih Harapan 1.

Keberhasilan para pemenang ini tidak diraih dengan mudah, mengingat panitia menerapkan standar kompetensi religi yang spesifik bagi setiap peserta. Direktur PT Koalesi Grup Indonesia Ridwan Fariadi Harahap menegaskan kemampuan teknis di panggung harus dibarengi dengan pemahaman spiritual dasar.

“Setiap peserta wajib menghafal minimal tiga ayat pendek Al-Qur’an sebelum tampil di panggung. Ini adalah komitmen kami dalam memperluas jangkauan pembinaan anak-anak muslim di wilayah Tabagsel,” ujar Ridwan Fariadi Harahap saat memberikan keterangan di sela-sela acara.

Pada kategori Da’i “Anak Pintar Anak Muslim” untuk rentang usia 12 hingga 16 tahun, Wahyu Hidayah Sb berhasil meraih Juara 1, diikuti oleh Jihan Thalita Ulfah Siregar di posisi kedua dan Adza Qurrotu Aini di posisi ketiga. Sementara persaingan di bidang tarik suara dan estetika busana juga berlangsung meriah dengan hasil yang kompetitif.

Untuk kategori Lomba Vokal Solo, Hilmi keluar sebagai pemenang pertama, diikuti oleh Masya Amirah sebagai Juara 2 dan Nabila sebagai Juara 3. Pada kategori Lomba Fashion Show Busana Muslim, Nazwa Zifana Putri Simatupang sukses menduduki podium Juara 1, disusul oleh Safa Aqila di posisi kedua dan Jihan Thalita di posisi ketiga.

Sementara juara fashion show anak muslim sehat (5-7 Tahun): Nadine primaningtyas juara 1. Vania Ayu Pratiwi Juara 2, dan Afida Zahrena Juara 3. Juara fashion show anak muslim hebat (8-11 tahun): Zahra Azzura Juara 1, Annisa Dwi Hafsari Juara 2, dan Raisya Juara 3

Juara favorit dai: Afiza Nabila Ramadhani favorit 1, Silmi Asyifa Hidayah favorit 2, dan Jihan Thalita Ulfa Siregar favorit 3. Juara favorit vocal solo: Afiza Nabila Ramadhani. Juara favorit fashion show anak muslim: Bunga.

Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, yang hadir untuk menutup acara, memberikan selamat kepada para pemenang dan memandang prestasi ini sebagai modal penting pembangunan karakter daerah. Beliau menekankan bahwa kompetisi ini adalah sarana efektif untuk membangun mentalitas generasi muda yang tangguh.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membangun kepercayaan diri anak-anak sekaligus menanamkan nilai keagamaan sejak dini. Pemerintah Kota Padangsidimpuan tentu mendukung setiap upaya yang berkontribusi pada pembinaan generasi muda,” kata Sekda Rahmat Marzuki.

Apresiasi senada juga datang dari para orang tua, salah satunya Eva Sartika, yang melihat bahwa ajang ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan nilai religius melalui media yang menyenangkan. Dengan suksesnya perhelatan tahun ini, penyelenggara berencana meningkatkan skala perlombaan di masa mendatang dengan target menghadirkan bintang religi nasional untuk memotivasi para peserta di Padangsidimpuan.

Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play