Gunung Sorik Marapi Alami Sekali Gempa Terasa Skala II MMI
Gunung Api Sorik Marapi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina, mencatat satu kali gempa terasa dengan skala II MMI dan amplitudo 43 mm. Warga diimbau menjauhi radius 1,5 km dari puncak.
Panyabungan, StartNews – Gunung Api Sorik Marapi yang terletak di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, dilaporkan mengalami satu kali gempa terasa dengan skala II MMI pada periode pengamatan Selasa, 28 April 2026.
Aktivitas kegempaan yang tercatat sejak pukul 00.00 hingga 24.00 WIB tersebut memiliki amplitudo 43 mm dengan durasi gempa selama 20 detik. Sementara data S-P tidak teramati pada instrumen pemantauan.
Hasil pengamatan visual menunjukkan gunung setinggi 2.145 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I, dengan asap kawah utama berwarna putih berintensitas tipis yang membubung setinggi 30 hingga 35 meter.
Kondisi cuaca di kawasan tersebut terpantau cerah hingga berawan dengan suhu udara berada di angka 20-27°C, serta arah angin yang bergerak lemah menuju selatan, barat daya, dan barat.
Petugas pengamatan Gunung Api Sorik Marapi, Firman Syukri, mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tetap berada di luar zona bahaya untuk mengantisipasi aktivitas vulkanik. Dia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap jarak aman yang telah ditentukan demi keselamatan warga maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi,” kata Firman Syukri dalam keterangannya.
Selain larangan mendekati puncak, warga juga dilarang memasuki area Kawah Sibangor Tonga, Kawah Sibangor Julu, dan kawah-kawah sekitarnya untuk menghindari risiko semburan lumpur atau gas beracun.
Pihak berwewenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu bohong, dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.