Namanya Disebut di Sidang Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Siap Buka-bukaan Besok
Diseret dalam sidang suap Bea Cukai terkait Blueray Cargo, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad gandeng Hotman Paris dan siap buka-bukaan pada Kamis mendatang.
Jakarta, StartNews – Raffi Ahmad, artis sekaligus Utusan Khusus Presiden, menggandeng pengacara senior Hotman Paris Hutapea setelah namanya mendadak muncul dalam persidangan kasus dugaan suap impor jasa pengiriman Blueray Cargo yang menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai.
Langkah suami Nagita Slavina itu untuk mematahkan tudingan yang beredar, sekaligus mempersiapkan ruang klarifikasi menyeluruh guna menjaga kredibilitasnya sebagai pejabat publik baru di lingkungan istana.
Raffi mengaku sama sekali tidak pernah terlibat dalam transaksi maupun menggunakan jasa pengiriman yang kini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Raffi mengaku sudah terbiasa dengan berbagai terpaan isu miring yang menyeret namanya, mulai dari tuduhan pencucian uang hingga kasus impor ilegal ini.
Kendati demikian, demi meluruskan informasi yang berkembang di persidangan, dia memilih menyelesaikan polemik ini secara hukum dan transparansi penuh dalam waktu dekat.
“Oh iya, udah biasa. Saya pernah dibawa nama pencucian uang lah, ini lah. Tapi yang pasti kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun enggak,” kata Raffi Ahmad, dirilis suara.com, Selasa (9/6/2026).
Guna memastikan semua tuduhan terjawab secara hukum dan tidak menjadi bola liar yang merugikan reputasinya, sang presenter kondang memastikan akan menggelar konferensi pers bersama tim hukumnya dalam dua hari kedepan.
“Tapi nanti lebih jelasnya lagi, saya udah hubungin Bang Hotman untuk minta pendampingan hukum. Nanti hari Kamis kita presscon biar terjabarkan semuanya. Oke?” tambah Raffi.
Sebelumnya, nama Raffi Ahmad secara mengejutkan mencuat dalam persidangan kasus suap Blueray Cargo. Nama sang artis dikaitkan dengan adanya penitipan atau pengiriman barang elektronik mewah seperti laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia.
KPK membenarkan bahwa nama Raffi memang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Meski demikian, lembaga antirasuah itu menegaskan hingga saat ini belum menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mengaitkan sang Utusan Khusus Presiden dengan konstruksi perkara dugaan suap, sehingga belum ada urgensi untuk memanggilnya, baik sebagai saksi maupun tersangka.
Menghadapi situasi yang kembali membuat dirinya menjadi sorotan publik, Raffi memilih tetap tenang dan menyikapinya secara santai sebelum memberikan penjelasan komprehensif pada hari Kamis besok.
“Udah biasa saya dibilang apa. Yang penting kalau ada yang fitnah, biar jadi pahalanya buat saya. Oke? Terima kasih, sampai ketemu hari Kamis. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Raffi.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.