Warga Gunung Barani Gerebek Dua Pelaku Narkoba, Satu Oknum Perawat Diamankan
Panyabungan, StartNews – Keresahan masyarakat terhadap ancaman peredaran narkotika berujung pada tindakan proaktif. Warga Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama pemuda setempat yang tergabung dalam Naposo Bulung, mengamankan dua orang terduga pengedar narkoba pada Sabtu (12/9/2026) pukul 24.00 WIB.
Aksi penggerebekan komunal ini didasari kecemasan warga yang merasa masa depan generasi muda mereka terancam hancur akibat aktivitas kedua pelaku yang kerap terpantau keluar masuk desa membawa barang haram.
Kepala Desa Gunung Barani Faisal Nasution membenarkan adanya penangkapan yang diinisiasi oleh warganya tersebut. Dia menjelaskan masyarakat memang sudah cukup lama mengincar gerak-gerik mencurigakan dari para pelaku sebelum akhirnya melakukan penyergapan di sebuah pondok di kawasan Banjar Sedikit.
“Saat itu saya sedang berada di Pasar Lama, kemudian Rahmat Nasution salah satu anggota Linmas menelepon saya dan memberitahu bahwa warga sudah berkumpul. Kemudian saya bergegas menuju lokasi dan mendapati warga bersama Naposo Bulung sudah berkumpul. Kami langsung menggerebek kedua pelaku ke lokasi dan mendapatinya di salah satu pondok di Banjar Sedikit,” ungkap Faisal Nasution.
Saat diamankan di lokasi, warga sempat menginterogasi terduga pelaku. Salah satu dari mereka awalnya bersikeras membantah keterlibatannya sebagai pemakai narkoba.
Demi menghindari aksi main hakim sendiri dan mematuhi asas praduga tak bersalah, warga desa menghubungi dan menyerahkan kedua pelaku ke Polres Madina.
Setibanya di tempat kejadian, polisi menggeledah dan membuka paksa jok sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 3297 FW milik pelaku
Polisi mendapati barang bukti berupa pil penenang dan narkotika jenis ganja seberat kurang lebih satu ons.
Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, satu dari dua orang yang diserahkan ke pihak berwajib tersebut diduga seorang oknum perawat berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di salah satu rumah sakit di Madina.
Oknum perawat tersebut diduga merangkap sebagai pengedar yang selama ini memicu ketakutan warga akan rusaknya moral remaja di Desa Gunung Barani.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.