menu Home chevron_right
Berita Sumut

Gubernur Bobby Suntik Dana Rp50 Miliar Sulap Kawasan Kumuh Jadi Destinasi Kreatif Sumut

Redaksi | 27 Oktober 2026

Medan, StartNews – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berupaya menggenjot perekonomian akar rumput melalui peluncuran program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB). Kebijakan ini dirancang khusus untuk mengubah kawasan perdesaan dan kelurahan yang selama ini menghadapi berbagai problematika sosial-lingkungan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif dan bernilai estetika.

Bobby mengungkapkan komitmen itu saat memimpin Rapat Pleno Penilaian Calon Nominasi Pemenang Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan.

Dalam agenda itu, Bobby didampingi Plt. Kepala Dinas PMD Dukcapil M. Suib, Kepala Bapperida Sumut Dikky Anugrah, serta Kepala Dinas Perkim Rahmat Hidayat Siregar untuk menyeleksi 45 proposal terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumut.

Bobby memaparkan esensi program ini adalah mengubah tantangan wilayah menjadi peluang emas yang menyejahterakan masyarakat. Penekanan diberikan pada kemampuan daerah dalam mengonversi persoalan pelik, seperti kawasan aliran sungai yang tercemar atau tempat pembuangan sampah liar, menjadi infrastruktur publik yang bernilai ekonomis tinggi.

“Ada beberapa indikator penilaian yang harus dipenuhi. Salah satunya desa yang mempunyai permasalahan atau persoalan, namun di dalamnya memiliki potensi. Misalnya, daerah yang punya aliran sungai atau anak sungai yang selama ini mengganggu pemandangan atau tempat pembuangan sampah. Ini dianggap masalah, namun mempunyai potensi yang bisa diubah menjadi penyelesaian. Kemudian penyelesaian itu ada tambahan potensi ekonomi,” katanya.

Sebagai bentuk keseriusan Pemprov Sumut, program yang masuk dalam jajaran Program Strategis Daerah ini didukung lewat alokasi anggaran bantuan khusus hingga mencapai Rp50 miliar. Dana ini disiapkan untuk mengakselerasi pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan penerima manfaat.

Pada tahap penjetakan nominasi kali ini, sejumlah kepala daerah hadir memaparkan rencana inovatif wilayah masing-masing di hadapan gubernur, di antaranya Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, serta Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, misalnya, memaparkan proposal pengembangan sentra wisata tanaman hias terpadu bernama Harapan Square di Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa.

Wilayah strategis yang berada di jalur perlintasan menuju Bandara Internasional Kualanamu tersebut dinilai memiliki daya ungkit luar biasa bagi sektor pariwisata daerah.

Selama ini, para pelaku usaha flora di kawasan tersebut beroperasi secara sporadis tanpa penataan ruang yang memadai. Kehadiran program KKSB diproyeksikan mampu merapikan kawasan sekaligus mendongkrak kesejahteraan para pedagang lokal secara signifikan.

“Di kawasan itu, masyarakat sekitar sudah ada yang menjual tanaman hias, namun belum tertata. Sehingga dengan adanya Harapan Square ini lokasinya lebih teratur dan menjadikan nilai tambah,” ujarnya.

Melalui intervensi tata ruang dan suntikan dana program ini, pendapatan para perajin dan penjual bunga yang mulanya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per bulan diproyeksikan melonjak hingga Rp10 juta per bulan.

Selain itu, inisiatif ini diyakini mampu menciptakan efek domino berupa perluasan lapangan pekerjaan bagi warga prasejahtera, peningkatan kunjungan pelancong, serta pengentasan kemiskinan di tingkat tapak secara berkelanjutan.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play