Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Sumut Imbau Warga Konsumsi Menu Ini untuk Daya Tahan Tubuh
Medan, StartNews — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan menyusul menurunnya kualitas udara di provinsi ini.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Hery Valona Bonatua Ambarita menekankan pentingnya langkah antisipasi guna melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk polusi udara, termasuk dengan menjaga asupan gizi yang tepat di rumah.
Dia menjelaskan pembatasan aktivitas luar ruang serta penggunaan masker menjadi langkah preventif yang penting saat ini.
Menurut dia, kesadaran individu dan keluarga dibutuhkan untuk menekan risiko gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara.
”Jika memang tidak terlalu perlu, alangkah baiknya kita tetap berdiam diri di dalam rumah, jika keluar rumah, gunakan masker,” ujar Hery di Medan, Ahad (25/10/2026).
Sebagai langkah perlindungan publik, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di 33 kabupaten dan kota, mencakup daerah yang terdampak maupun yang belum terdampak.
Langkah mitigasi ini juga diperkuat melalui aksi pembagian masker kepada masyarakat yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu bersama Dinas Kesehatan Kota Medan di wilayah setempat.
Bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi dan terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan, Hery mengingatkan pentingnya memilih pelindung pernapasan yang tepat. Penggunaan masker yang rapat berfungsi untuk memfiltrasi partikel polutan agar tidak masuk langsung ke dalam saluran pernapasan.
”Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, kita anjurkan menggunakan masker yang sesuai agar dapat menutup hidung dan mulut secara rapat,” katanya.
Selain penggunaan masker, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri selepas beraktivitas di luar ruangan. Warga diimbau segera mencuci tangan dan membersihkan wajah guna merontokkan debu serta partikel polusi yang menempel pada kulit.
Upaya pencegahan tersebut harus disempurnakan dengan penguatan sistem imun tubuh dari dalam.
Hery menuturkan penerapan pola hidup sehat menjadi kunci menangkal berbagai penyakit yang mengintai di tengah penurunan kualitas lingkungan.
”Kami juga menganjurkan agar masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat,” tuturnya.
Lebih lanjut, pola hidup sehat yang dimaksud mencakup kebiasaan mengolah bahan pangan dengan benar, seperti mencuci sayuran, buah-buahan, dan bahan makanan lainnya secara bersih sebelum dikonsumsi.
Masyarakat juga diingatkan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air putih secara teratur serta mengonsumsi menu makanan dengan gizi seimbang.
Guna memenuhi kebutuhan nutrisi harian tersebut, Dinas Kesehatan Sumut menyarankan agar menu makanan keluarga sehari-hari mencakup variasi pangan yang lengkap, mulai dari nasi, sayuran segar, daging, buah-buahan, hingga sumber protein hewani berkualitas seperti telur, ikan, dan udang.
Kombinasi nutrisi ini dinilai efektif dalam menjaga ketahanan fisik warga menghadapi kondisi udara yang kurang bersahabat.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membangun gerakan kolektif dengan saling mengingatkan sesama anggota keluarga, kerabat, serta lingkungan sekitar. Kolaborasi sosial ini diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi kesehatan demi keselamatan bersama.
”Kita bersama-sama menyampaikan informasi yang baik kepada seluruh masyarakat, terutama untuk keluarga, lingkungan dan teman-teman sekerja,” pungkas Hery.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.