menu Home chevron_right
Berita Madina

Akhir Penantian 6 Tahun, Empat Anak di Pidoli Kembali Bersekolah

Redaksi | 1 September 2026

Panyabungan, StartNews – Setelah enam tahun terpaksa meninggalkan bangku sekolah akibat impitan ekonomi keluarga, empat anak dari pasangan PY dan MJ di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyanyabungan, akhirnya bisa kembali mengejar cita-cita mereka.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) serta Dinas Pendidikan (Disdik) turun tangan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar dan hak pendidikan keempat kakak-beradik tersebut.

Kondisi memprihatinkan yang berlangsung sejak tahun 2020 itu murni dipicu oleh tidak adanya pekerjaan tetap sang orangtua dan kebiasaan berpindah-pindah domisili.

Tim dari Dinsos P3A yang dipimpin Kepala Bidang Perlindungan dan Hak Anak, Reni, telah melakukan asesmen ke kediaman keluarga untuk merancang tindak lanjut yang komprehensif. Dalam kunjungan itu, Reni mendapati keinginan dari orangtua agar putra-putrinya dapat kembali belajar di ruang kelas layaknya anak-anak lain.

“Kami akan mengawal agar hak pendidikan mereka terpenuhi,” kata Reni di Panyabungan pada Senin (31/8/2026).

Kendala finansial memang menjadi tembok penghalang bagi pendidikan anak-anak itu selama bertahun-tahun.

“Orangtua anak-anak ini bekerja menjaga warung dengan penghasilan sekitar Rp60 ribu per hari yang hanya cukup untuk kebutuhan dasar,” sebut Reni.

Guna mengatasi hal ini, Dinsos P3A akan berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang keluarga. Sementara Disdik bertugas memfasilitasi administrasi serta penempatan sekolah agar mereka bisa segera beradaptasi.

Kasus putus sekolah yang menimpa empat anak ini memantik perhatian Bupati Madina H. Saipullah Nasution. Dia menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk saling berkoordinasi dalam menghasilkan data yang akurat sebagai landasan pengambilan kebijakan yang solutif.

“Jika terbukti keluarga tidak mampu, pemerintah mencari solusi melalui bantuan sosial atau penyediaan beasiswa agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” kata Saipullah memastikan jaminan masa depan pendidikan anak-anak di Pidoli Dolok itu tidak lagi terbengkalai.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play