Arafah Diterjang Badai Pasir Jemaah Madina Gelar Zikir dan Doa

Mekkah, StArtNews- Badai pasir disertai  angin kencang dan hujan deras melanda Arafah beberapa saat menjelang waktu shalat magrib, Minggu ( 18/8).

Sebahagian jemaah banyak yang terkejut dengan kejadian ini, apalagi beberapa jam lagi para jemaah akan berwukuf.  Badai pasir dan hujan datang, listrik juga padam di tenda-tenda jemaah. Kondisi ini membuat jemaah panik dan menangis beberapa saat. Kemudian,  suara takbir “Allahu Akbar” diterikkan para jemaah.

Petugas kloter, TPHI, TPIHI dan TKHI serta TPHD langsung melakukan tindakan menenangkan jemaah haji Mandailing Natal. “Jangan takut, jangan ada yang keluar, kita tetap ditenda, agar tidak terkena badai pasir dan hujan, kita harus tetap bersama”, kata TPIHI H. Ahmad Zainul Khobir, S. Ag, MM.

Zainul Khobir juga mengajak shalat Magrib dan Isya berjamaah dengan jama’ qashar. ” Usai shalat mari membaca istigfar, berzikir, bermunajat kepada Allah SWT, agar kita diberikan kemudahan dan keselamatan dalam beribadah haji ini,”  katanya.

Usai menunaikan shalat magrib dan isya, Khobir Batubara memimpin zikir dan doa secara bersama-sama. Usai zikir dan doa, TPIHI ini kembali menenangkan jemaah dan menyampaikan bahwa “kejadian ini adalah sesuatu yang biasa terjadi, bukan hal yang luar biasa kita harus dapat menerimanya dengan baik, inilah perjuangan untuk menggapai rahmat, ridho dan ampunan dari Allah SWT.”

Sedangkan Ketua Kloter 3 Ikhwan Siddiqi mengapresiasi kesigapan petugas kloter TPIHI, TKHI dan TPHD, serta Karu dan Karom dalam menghadapi kondisi seperti ini, dan menenangkan  para jemaah haji. Jemaah haji asal Madina tidak ada korban akibat badai ini.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...