menu Home chevron_right
Berita Sumut

Pemprov Sumut Perkuat 21 Puskesmas Rawat Inap di 17 Kabupaten, Termasuk Madina

Redaksi | 14 Agustus 2026

Medan, StartNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong transformasi 21 Puskesmas Rawat Inap di 17 kabupaten, termasuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina), agar mampu menyediakan layanan kesehatan terpadu hingga tingkat spesialistik bagi masyarakat daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Bersama antara Gubernur Sumatera Utara dan para bupati lokus program di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (13/8/2026).

Melalui program Transformasi Puskesmas Rawat Inap Plus Layanan Spesialistik Sumut Berkah Tahun 2026 ini, Pemprov Sumut meningkatkan kapasitas layanan, rehabilitasi bangunan, penguatan sarana prasarana, alat kesehatan, pemenuhan sumber daya manusia, hingga penguatan jejaring rujukan medis.

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap mengatakan komitmen dua arah antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci keberlanjutan fasilitas kesehatan modern tersebut.

“Surat pernyataan komitmen bersama ini disusun sebagai komitmen dua arah antara Gubernur Sumatera Utara dan bupati lokus untuk mempertegas tanggung jawab kabupaten dan dukungan provinsi agar hasil pembangunan dapat dioperasionalkan serta dipelihara secara berkelanjutan,” ujar Sulaiman Harahap.

Dia menambahkan, terdapat lima poin penting yang dipastikan siap sebelum penandatanganan, mencakup kejelasan status aset, kesiapan tenaga medis spesialis, skema pembiayaan operasional, tata kelola Badan Layanan Umum Daerah, hingga jaminan keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi warga selama proses konstruksi berlangsung.

Sementara 17 daerah yang ditetapkan sebagai lokasi fokus program ini meliputi Kabupaten Asahan, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal (Madina), Nias Barat, Nias Utara, Padanglawas, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Faisal Hasrimi mengatakan seluruh tahapan persiapan administratif maupun teknis sudah mendekati rampung dan dijadwalkan selesai tepat waktu.

“Kami menargetkan proses penandatanganan kesepakatan antara gubernur dan para bupati lokus dapat terlaksana pada akhir Agustus 2026 sebagai komitmen nyata pemerataan akses kesehatan,” kata Faisal Hasrimi.

Faisal menegaskan program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan transformasi sistemik yang menyeluruh.

“Penguatan layanan kesehatan dasar merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah, di mana program ini dirancang agar Puskesmas rawat inap terpilih mampu menghadirkan layanan spesialistik yang terintegrasi dengan rumah sakit rujukan melalui pemanfaatan sistem rujukan dan teknologi telemedisin,” kata Faisal.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play