Hak Cipta @Redaksi

Berkat Pupuk Organik Sigantang Agro, Pepaya California Milik Azwar Pulungan Tembus Pasar Swalayan di Medan

Panyabungan.StArtNews- Sigantang Agro salah satu kawasan pertanian yang terintegarasi dengan peternakan berada di desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat melakukan terobosan inovasi perkebunan, pertanian dan peternakan, hal ini disampaikan Azwar Pulungan owner Sigantang Agro pada  StArtNews saat menyambangi lokasi pembibitannya di Jalan Abri kelurahan Panyabungan II, Selasa, 5/12.

lebih lanjut pengusaha Agro ini mengatakan tujuan dari pembuatan kawasan perpaduan pertanian dan peternakan ini,  disamping  pembibitan berbagai macam buah dan holtikultura,  Sigantang Agro juga membuat pengelolaan pupuk organik (pupuk kandang). Pupuk ini akan dimanfaatkan untuk semua jenis tanaman yang diyakini akan meningkatkan produksi hasil tanaman.

Contohnya kata Aswar Pulungan pada jenis buah yang saat ini menjadi primadona Sigantang Agro adalah Jenis  Buah Pepaya California, Duren Montong, Jambu Madu.

Dari hasil penggunaan pupuk organik tersebut, produksi Buah Pepaya California yang sengaja dikebunkan di wilayah percontohan Sigantang Agro, telah menghasilkan buah yang maksimal, mulai dari rasa buah yang berbeda manisnya sampai pada hasil pembuahan.

Saat ini  papar Azwar Pulungan, pasar pepaya caifornia milik Sigantang Agro telah menembus pasar-pasar swalayan di Kota Medan. Hal ini katanya sesuai dengan hasil tes pihak Perusahaan Swalayan terhadap produksi buah Pepaya California yang dihasilkan Sigantang Agro. Dalam hasil tes tersebut pihak Swalayan langsung melakukan kerjasama dengan Sigantang Agro dalam membutuhi kebutuhan pepaya di Swalayan.

Ada perbedaan yang memang menjadi menarik di Pepaya California yang dikebunkan oleh Sigantang Agro yakni Buah pepaya tidak berbiji, meski ada biji, namun bisa dihitung jari, tidak seperti buah pepaya lainnya, rasanya juga manis dan berwarna kuning.

Untuk tanaman padi sendiri kata Onwer Sigantang Agro tersebut, penggunaan pupuk organik produksi Sigantang Agro dapat mendongkrak penghasilam petani padi. Dari percobaan yang sudah dilakukan, dengan menggunakan pupuk organik yang dipadukan dengan pupuk yang biasa digunakan petani , hasil panen padi mencapai 8 sampai 10 ton per Hektarnya. Tentunya bisa mendokrak penghasilan petani.

Terobasan seperti ini kata Azwar Pulungan harusnya menjadi buah bibir bagi Pemerintah Daerah dan bisa dikembangkan dengan bekerjasama.

Azwar juga membuka peluang bagi para siswa siswi sekolah di Mandailing Natal  untuk berkunjung ke lokasi mereka di wilayah Runding. Sigantang Agro membuka peluang belajar bagi para siswa yang hoby tanam tanaman  dan ternak. Bagi masyarakat pihaknya juga menjadikan lokasi Sigantang Agro menjadi Wisata Holtikultura dan Ternak yang bisa menginfirasi untuk membuat ladang usaha menjanjikan.

Reporter : Ody Eserge

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...