menu Home chevron_right
Berita Sumut

Bobby Himpun 10 Gubernur, Mendagri Restui Konsep Kawasan Ekonomi Terintegrasi Sumatera

Redaksi | 10 September 2026

Medan, StartNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan sinyal hijau terhadap gagasan pembentukan kawasan ekonomi terintegrasi Pulau Sumatera yang diprakarsai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution. Hal ini mengemuka di sela-sela Rangkaian Kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang diadakan di Hotel JW Marriott, Medan, Rabu (9/9/2026).

Bobby memanfaatkan kesempatan itu untuk menghimpun 10 gubernur se-Sumatera guna menyatukan kekuatan dan potensi regional dalam satu wadah kesepahaman bersama.

Pemerintah pusat melihat inisiatif Bobby itu bukan sekadar pertemuan rutin antar-kepala daerah, melainkan momentum meretas sekat birokrasi demi konektivitas pembangunan di wilayah barat Indonesia.

Penandatanganan kesepahaman lintas provinsi yang mencakup kerja sama sektor pangan, energi, hingga infrastruktur ini dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Mendagri ito Karnavian mengatakan kolaborasi antar-wilayah ini vital mengingat besarnya kontribusi Pulau Sumatera bagi Indonesia.

“Ada ide untuk membuat semacam konsep pembangunan terintegrasi kawasan khusus, kawasan atau region Sumatera. Nggak masalah, nanti dalam rangka untuk konsep besar ya, tentang konektivitas, pembangunan ekonomi, tentang pembangunan di bidang misalnya pangan, energi, dan lain-lain. Dan ini menurut pemikiran dari pemerintah pusat, tentu pemerintah pusat mendukung konsep-konsep yang positif, yang bersifat saling mendukung satu sama lain, dalam kerangka NKRI,” ujar Tito.

Kekuatan geopolitik dan demografi Sumatera menjadi pertimbangan mengapa terobosan ini perlu dikawal secara berkelanjutan. Selain dihuni oleh sekitar 22 persen dari total populasi Indonesia, Pulau Sumatera memiliki keunggulan geostrategis yang menghadap langsung ke Selat Malaka serta Samudra Hindia.

Potensi besar sumber daya alam dan manusia tersebut dinilai akan makin optimal jika dikelola secara terpadu melalui pelabuhan-pelabuhan utama yang siap menjadi hub perdagangan internasional menuju Asia, Eropa, hingga Afrika.

Melalui sinergi lintas provinsi yang diinisiasi dari Medan ini, masing-masing daerah diharapkan dapat saling menutupi kelemahan dan memperkuat keunggulan komparatifnya, sehingga dampak ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sumatera sekaligus menopang stabilitas ekonomi nasional.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play