menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

BSPSU Peduli Korban Banjir Bandang Madina

Ade | 29 Oktober 2018

Ulu Pungkut, StArtNews- Badan Silaturrahim Pesantren se Sumatera Utara (BSPSU) peduli korban banjir bandang Muara Saladi Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal. Bentuk kepedulian itu berupa penyerahan bantuan langsung kepada korban banjir, Minggu (29/10).

Bantuan ini langsung diserahkan Ketua Umum BSP Sumatera utara Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, M.Psi l, didampingi Wakil Ketua Dr. H. Sultoni Tri Kesuma, MA, Plt. Sekretaris Umum  Amir Pamatagowa,  S.Pd.I,  Bendahara umum  Idat Darussalam, MA dan Ketua BSP kota Medan H.  Ahyat Tsani, S.Pd.I, ketua BSP Deli Serdang  Hamdan Harahap, S.Pd, Ketua BSP Serdang Bedagai Wasis Afno, S.Pd.I, ketua BSP Mandailing Natal Lokot Parsungkunan, S.Ag.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum BSP Sumut Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis, M.Psi mengatakan, BSP Sumut  dan para Santri se Sumatera Utara sangat peduli dengan korban banjir bandang ini.  Ia berharap,  warga yang menjadi korban agar tetap sabar dalam menerima musibah ini.

“Kepada saudara-saudara yang menjadi korban banjir agar tetap bersabar. Utamanya kepada anak- anakku yang selamat jangan berputus asa, tetap semangat  dalam menuntut ilmu. Terkait kawan-kawan kalian yang telah menjadi korban, Allah lebih sayang kepada mereka. Mudah-mudahan musibah ini cepat berlalu dan kita selaku manusia dapat mengambil hikmah” ujar Drs. H. Yulizar Parlagutan Lubis.

Sedangkan Bendahara BSP Sumut Ustadz Idat Darussalam, MA mengatakan, adapun bentuk bantuan yang disalurkan berupa sembako dan pakaian layak pakai. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan uang tunai sebanyak Rp.41.949.000 yang langsung diserahkan kepada keluarga korban dan Kepala Desa Muara Saladi Syafaruddin.

Sedangkan sumber donasi bantuan ini berasal dari semua pondok  Pesantren yang ada di Sumatera Utara. Untuk itu, atas nama perwakilan pengurus BSP Sumut mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pimpinan Pondok Pesantren yang ada di Sumatera Utara yang telah membantu kegiatan ini.

Reporter : Lokot Husda

Editor      : Odieserge

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play