menu Home chevron_right
Berita Sumut

Pemprov Sumut Perbaiki Jalan Hutaimbaru-Sipiongot, Progres Capai 20 Persen

Redaksi | 29 Juni 2026

Paluta, StartNews – Pengerjaan perbaikan ruas jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) kini progresnya mencapai 20 persen. Meski proyek sepanjang 11,8 kilometer tersebut belum rampung sepenuhnya, kehadiran aspal baru ini tak sekadar memperlancar arus logistik, melainkan menjadi akhir dari penantian panjang warga selama empat dekade yang kerap bertaruh nyawa di jalanan rusak.

Sebelum sentuhan perbaikan ini datang, kondisi jalur Hutaimbaru-Sipiongot dikenal ekstrem dengan lubang-lubang besar yang melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Jalur ini bahkan menyimpan memori kelam bagi warga setempat akibat aksesnya yang sempat memicu persalinan darurat di tengah jalan.

Pemilik warung kelontong di Desa Paolan, Marwan Harahap, mengenang bagaimana buruknya infrastruktur masa lalu sempat membuat seorang ibu terpaksa melahirkan di dalam kendaraan saat hendak dibawa ke fasilitas kesehatan. Berkat pengerasan dan pengaspalan yang mulai berjalan, kini ketakutan warga saat menghadapi situasi darurat medis perlahan sirna.

“Partus di jalan dia, Pak. Tapi, ya tetap kami bawa ke rumah sakit. Cuma kan kasihan, Pak. Kalau sekarang bisalah ngebut sikit kalau buru-buru,” ungkap Marwan pada Sabtu (27/6/2026).

Selain memberikan rasa aman dari sisi kemanusiaan, perbaikan jalan ini mendongkrak pendapatan pelaku usaha mikro hingga 50 persen karena meningkatnya volume kendaraan yang singgah. Waktu tempuh dari Desa Paolan menuju ibu kota Kabupaten Paluta, Gunungtua, kini terpangkas menjadi hanya 30 menit perjalanan.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh masyarakat di kawasan ujung Sipiongot. Pemerintah tidak hanya meratakan jalan dengan agregat pasir batu (sirtu), tetapi juga membangun gorong-gorong berukuran besar di sekitar Pasar Sipiongot untuk mencegah banjir.

Warga setempat, Sudirman Sitompul, menyatakan rasa haru yang mendalam karena impian melihat kampung halamannya memiliki akses jalan yang layak akhirnya terwujud nyata di masa tuanya.

“Walaupun ini di penghujung usia saya, tetapi akhirnya saya melihat jalan ke kampung saya diaspal. Itu suatu kebanggaan. Saya dan tentu semua masyarakat di sini sangat bahagia, dan sangat berterima kasih kepada Pak Bobby Nasution,” ujar Sudirman.

Sudirman mengatakan walau aspal belum sepenuhnya menutup permukaan jalan di dekat pemukimannya, dampak penimbunan dan pemerataan jalan sudah memotong waktu perjalanan ke Gunungtua menjadi kurang dari dua jam. Jika proyek ini selesai, ia optimis jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu satu jam saja.

Dinas terkait juga tengah memparalelkan pengerjaan ini dengan dua jalur penghubung strategis lainnya, yakni ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) sepanjang 12 kilometer dan ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer. Seluruh rangkaian megaproyek infrastruktur di kawasan tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play